Loading...
Nasional

KPK Tetapkan Anggota BPK Rizal Djalil Tersangka SPAM PUPR




kabarin.co – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil (RIZ) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Sistem Penyeiaan Air Minum (SPAM) di Kementeriaan PUPR.

Tak hanya Rizal, KPK juga menetapkan satu tersangka lainnya yakni Komisaris Utama PT Minarta Dutahutam‎a, Leonardo Jusminarta Prasetyo (LJP). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka usai KPK mencermati fakta-fakta persidangan untuk perkara ini.

KPK Tetapkan Anggota BPK Rizal Djalil Tersangka SPAM PUPR

‎”Dalam perkembangan proses penyidikan dan mengamati fakta persidangan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan pihak lain,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (25/9/2019).

Rizal diduga menerima suap dari Leonardo dengan total nilai 100.000 dolar Singapura pecahan 1.000 dolar Singapura. Uang tersebut diserahkan Leonardo kepada Rizala melalui salah satu pihak keluarga.

Uang itu diduga berkaitan dengan proyek Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp79,27 miliar. Rizal Diduga meminta proyek tersebut kepada petinggi SPAM KemenPUPR untuk kemudian dikerjakan proyek oleh perusahaan Leonardo.

Sebagai pihak yang diduga penerima suap, Rizal‎ disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sedangkan yang diduga sebagai pemberi suap, Leondardo disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (epr/oke)

Baca Juga:

OTT di Jakarta dan Bogor, KPK Tangkap Direksi Perum Perindo

Meski Kembalikan Mandat KPK ke Presiden, Agus Rahardjo: Kita Tetap Bekerja








loading...

Tok! DPR Sahkan Revisi UU KPK

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top