Loading...
Nasional

KPK Sebut Imam Nahrawi Terima Duit Rp 800 Juta Lewat Taufik Hidayat



kabarin.co – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Iman Nahrawi menerima sejumlah uang selama menjabat  sebagai Menpora terkait kasus suap dana hibah KONI dan penerimaan lainnya. KPK menyebut Imam Nahrawi diduga menerima uang lewat  mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat sebesar Rp 800 juta.

“Tanggal 12 Januari 2017, sebesar Rp 800 juta diterima melalui Saudara Taufik Hidayat untuk penanganan perkara pidana yang sedang dihadapi oleh Saudara Syamsul Arifin (adik pemohon) di penanganannya dilakukan di salah satu instansi penegak hukum,” kata tim Biro Hukum KPK dalam berkas jawaban atas permohonan praperadilan Imam Nahrawi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jaksel, Selasa (5/11/2019).

KPK Sebut Imam Nahrawi Terima Duit Rp 800 Juta Lewat Taufik Hidayat

KPK menjelaskan uang tersebut diduga untuk keperluan penanganan kasus adik Imam, Syamsul Arifin. Kasus tersebut ditangani oleh penegak hukum lain.

Tak hanya itu, KPK menyebut Imam Nahrawi diduga pernah menerima uang Rp 1 miliar dari Satlak Prima di rumah Taufik Hidayat. Uang itu diterima melalui asisten pribadi Imam, Miftahul Ulum.

“Akhir tahun 2017, sekitar Rp 1 miliar dari Satlak Prima, yang diambil oleh Saudara Miftahul Ulum di rumah Saudara Taufik Hidayat,” kata KPK.

KPK mengatakan Imam juga diduga meminta sejumlah uang selaku Menpora kepada sejumlah pihak. Salah satunya dari mantan Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy sebesar Rp 7 miliar, yang diduga untuk keperluan penyelesaian perkara adiknya.

“Sekitar November 2018, sejumlah Rp 7 miliar dari Saudara Ending Fuad Hamidy (Sekjen KONI) melalui Saudari Lina Nurhasanah untuk ‘menyelesaikan’ perkara pidana Saudara Syamsul Arifin (adik Pemohon) di salah satu instansi penegak hukum,” papar KPK.

Diketahui, Taufik Hidayat pernah menjalani pemeriksaan di KPK terkait tugas pokok dan fungsinya sebagai staf khusus di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Taufik juga mengaku ditanya soal Menpora Imam Nahrawi usai diperiksa pada 1 Agustus lalu.

“Ya cuma dimintai keterangan saja, saya kan sebagai Stafsus Kemenpora waktu itu di 2017-2018, itu aja,” kata Taufik usai diperiksa.

Imam Nahrawi ditetapkan KPK sebagai tersangka suap dana hibah KONI dan penerimaan lain berkaitan dengan jabatannya. Imam diduga menerima suap sebesar Rp 26,5 miliar secara bertahap sejak 2014 hingga 2018.









loading...

Uang yang diterima Imam diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora. Penerimaan ini terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima. (epr/det)

Baca Juga:

KPK Periksa Mantan Pebulutangkis Taufik Hidayat Terkait Suap Dana Hibah Kemenpora

Penuhi Panggilan KPK, Imam Nahrawi: Saya Siap Menjalani Takdir

Imam Nahrawi Resmi Ditahan KPK

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top