Loading...
KabarUtama

KPK Periksa Kebenaran Bahwa Rohadi Mengalami Tekanan Mental

Cp: x.detik.com

kabarin.co – JAKARTA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengecek kebenaran kabar upaya bunuh diri yang dilakukan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Upaya mengakhiri hidup itu dilakukan, lantaran Rohadi merasa tertekan dengan kasus yang melilitnya.

“Nanti saya cek dulu apakah ada upaya bunuh diri fisik, jadi apakah ada gerakan fisik yang coba diupayakan Rohadi. Saya cek dulu, karena ini menyangkut rumah tahanan (rutan),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/9/2016).

Baca Juga  Pesawat Mendarat Lagi Setelah Terbang 20 Menit, Penumpang Batik Air Ambon-Jakarta Panik

Priharsa mengatakan, saat ini pihaknya dibantu oleh psikiater untuk memeriksa Rohadi yang disebut mendapat tekanan selama ditahan di Rutan. Meskipun, dia menyebut sangat manusiawi seorang yang diterpa masalah mengalami tekanan.

“Tekanan itu nanti diperiksa ahli, psikiater. Tapi yang jelas seseorang yang dikekang kebebasannya sangat manusiawi jika mengalami tekanan,” ujar dia.

Baca Juga  Kakek Pebisnis Judi Di Ringkus Polisi Saat Sedang Tunggu Pelanggan

Sebelumnya, Kuasa Hukum Rohadi, Alamsyah Hanafiah mengungkapkan, bahwa kliennya mengancam akan bunuh diri dengan cara melompat dari jendela Rutan Gedung KPK yang berada di lantai 9.

Menurut Alamsyah, Rohadi mengalami depresi pasca ditangkap oleh petugas KPK. Terlebih, saat ini, dirinya dijerat tiga kasus oleh KPK. Rohadi juga mengkhawatirkan keluarganya akan ditersangkakan oleh KPK.(okz)

Baca Juga  Sedang Asyik Foto Selfi di Terowongan Dua Remaja Tersambar Kereta Api

Baca Juga:

Rohadi Tercatat Pernah Melakukan Percobaan Bunuh Diri Sebanyak 3 Kali

Rohadi Mengungkapkan Niat Akan Melompat Dari jendela Ruang Tahanan KPK Karena Depresi

Info KPK: Rp 700 Juta di Mobil Rohadi Terkait Sengketa Golkar?

Loading...

Terpopuler

To Top