Loading...
KabarUtama

KPK Periksa Bambang Setiawan Terkain Kasus Dugaan Korupsi Nur Alam

Cp: news.liputan6.com

kabarin.co – JAKARTA, Eks Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Setiawan dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Sulawesi Utara, Nur Alam.

“Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NA,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2016).

Selain memeriksa Bambang dalam kasus korupsi pemberian Izin Usaha Pertambangan kepada PT Anugrah Harisma Barakah, penyidik KPK memanggil pihak swasta, Ratih Dewihandajani, Yudhistira Setiawan, dan Teguh Budianto, serta Andi Nurmadhiyantie, notaris PPAT. “Mereka juga diperiksa sebagai saksi,” ujar Priharsa.

Seperti diketahui, Nur Alam ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK terkait penerbitan IUP. Dia diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin pertambangan nikel di Kabupaten Buton dan Bombana, Sultra selama 2009-2014.

Penyalahgunaan wewenang dilakukan dengan menerbitkan SK Persetujuan Pencadangan Wilayah Pertambangan dan Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi, SK Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah.

Atas perbuatannya Nur Alam dijerat Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Nur Alam sendiri telah dicegah berpergian ke luar negeri oleh pihak imigrasi atas permintaan KPK. Pencegahan dilakukan untuk enam bulan ke depan demi kepentingan penyidikan. Surat pencegahan dikirim per 22 Agustus 2016.

Tak sampai di situ, dari temuan PPATK terdapat transaksi mencurigakan sebesar USD4,5 juta di rekening milik Nur Alam. Uang tersebut diduga berasal dari pengusaha tambang asal Taiwan bernama Mr Chen. Uang sebesar itu ditransfer dalam empat tahap dalam bentuk polis asuransi melalui bank di Hong Kong. (oke)

Baca Juga:

KPK Terus Telusuri Uang Yang Mengalir Ke Rekening Gubernur Nur Alam

KPK Masih Tahan Aguan Untuk keluar Negri

KPK Menjadwalkan Pemeriksaan Hakim Pengadilan, Janner Purba

Loading...

Terpopuler

To Top