Loading...
KabarUtama

Ketua KPU Husni Kamil Manik Meninggal Dunia

Almarhum Husni Kamil Malik, Ketua KPU yang meninggal dunia Kamis malam di RSP Pertamina Jakarta. (foto: google)

Kabarin.co – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, Kamis (7/7) malam, meninggal dunia. Husni meninggal di Rumah Sakit Pertamina Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB. Husni lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 18 Juli 1975 meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Sebelum menjabat ketua KPU sejak 12 April 2012, Husni merupakan komisioner KPU Sumatera Barat selama dua periode, yakni pada 2003-2008 dan 2008-2013. Sejak mahasiswa, Husni memang sudah aktif dengan urusan pemilihan umu. Almarhum ikut menjadi pemantau Pemilu 1999 yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Husni selama ini menyangkut penggunaan teknologi informasi agar pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan lebih baik. Berdasarkan Keppres RI 85/TK 2015 tanggal 7 Agustus tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Penegak Demokrasi Utama.

Baca Juga  Wah, Pemprov DKI Melanggar HAM Pasar Ikan

Husni Kamil Manik yang merupakan ketua KPU periode 2012-2017 menerima penghargaan tersebut dari Presiden Joko Widodo karena dianggap sukses menjalankan tugas pada Pemilihan Umum Legislatif 2014 dan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Husni menempuh pendidikan dari SD hingga MTsN di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Setelah lulus dari MAN I Medan, ia masuk ke Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat pada tahun tahun 1994. Ia juga aktif di Nahdhatul Ulama dan menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Nahdhatul Ulama Sumatera Barat periode 2010-2015.

Baca Juga  PVMBG: Gunung Agung Berpotensi Meletus Lagi

Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay membenarkan berpulangnya Husni. Dia mengaku selama ini Husni tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan atau mengalami penurunan kondisi kesehatan.

“Selama ini saya dan teman-teman tidak melihat beliau sakit, hanya memang beberapa kali menjalani terapi pijat kesehatan. Ada infeksi yang sudah menyebar di tubuhnya, untuk lebih jelasnya saya belum tahu karena belum bertemu dengan pihak keluarga,” kata Hadar dalam perjalanan ke RSPP itu pula.

Husni diketahui sempat menjalani perawatan di RSP Pertamina pada Kamis pagi, dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RS ini pada pukul 21.10 WIB. Husni meninggalkan satu orang istri bernama Endang Mulyani dan tiga orang anak.

Baca Juga  Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Yuyun Remaja 14 Tahun, Mengundang Reaksi Gubernur Bengkulu

Rencananya jenazah Husni Kamil akan disemayamkan di Kantor KPU Pusat di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (8/7). Kamis malam ini jenazah akan dibawa pulang ke rumah duka di Pejaten untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Malam ini jenazah beliau akan dibawa pulang ke rumah, untuk besok rencananya akan disemayamkan di (Kantor) KPU. Kami belum tahu apakah akan dimakamkan di Jakarta atau Sumatera,” katanya di Jakarta.(*/ant/rep)

Loading...

Terpopuler


To Top