Loading...
KabarEkonomi

Kementerian Pariwisata (Kemempar) Terkena Pemangkasan Anggaran APBN-P 2016

mediaindonesia


kabarin.co – Jakarta, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ikut terkena pemangkasan anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Kemenpar mengalami pemotongan sebesar Rp 1,2 triliun, sehingga anggarannya turun dari Rp 5,4 triliun menjadi Rp 4,2 triliun.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dengan adanya pemangkasan tersebut maka Kemenpar telah mengubah persentase pemasaran pariwisata, yaitu Branding, Advertising, dan Selling (BAS). Sebelumnya, komposisi BAS adalah 50 persen untuk Branding, Advertising 30 persen, dan 20 persen untuk Selling.

Kemudian, sempat diubah menjadi 30 persen untuk Branding, 30 persen untuk Advertising dan 40 persen untuk Selling. Kini, setelah ada pemangkasan anggaran, komposisi kembali diubah menjadi 50 persen untuk Selling, Advertising 30 persen dan Branding menjadi 20 persen.

“Tahun 2016 ini kita ubah menjadi 30-30-40 karena branding kita udah cukup terkenal di dunia. Dengan keterbatasan anggaran, yang 30-30-40 kita ubah menjadi 20-30-50, 50 persen itu selling. Jadi sudah hard sell. Saya mau jualan ini, misalnya kita datang ke airline. Jadi kita harus efektif jualan. Karena bagaimanapun kita harus mencapai target tahun ini 12 juta (wisatawan mancanegara),” katanya ketika ditemui usai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumberdaya di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Arief mengaku, saat ini pemerintah gencar melakukan branding. Karena dengan adanya branding, sama halnya dengan melakukan investasi untuk menarik wisatawan datang.

“Pesaing utama kita, negara lain mengelola industri pariwisata sesuai dengan best practice. Kita harus menuju kesana. Otherwise, tiba-tiba kita kalah, otherwise branding mereka jauh lebih bagus. Karena memang ada investasi, karena branding itu investasi,”

Sebagai informasi, saat ini, target wisata mancanegara Indonesia telah mencapai 5,3 juta pengunjung hingga bulan Juni 2016. Arief mengatakan, dengan pencapaian 5,3 juta pengunjung hingga pertengahan tahun, target 12 juta wisatawan mancanegara tahun ini masih optimis tetap akan tercapai.

“Masih aman,” pungkasnya.(det)

Baca Juga:

William Memprediksikan, IHSG saat ini Berada dalam Rentang Support 5.312









loading...

Sri Mulyani : RAPBN ini Sebenernya Kurang Sehat, Harus Berhati – hati

Dana Repatriasi Amnesti Pajak Hingga Rp 1,14 Triliun

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top