Loading...
Politik

Kemelut Partai PKS Fraksi DPR Di Reshuffle

Kalau rotasi, bagi saya. Perubahan itu biasa, tapi cara pengambilan keputusan, ini perubahan gaya kepemimpinan baru PKS, sehingga topdown

photo: refrizal sikumbang (pks)

kabarin.co – JAKARTA – Politikus PKS Mahfudz Siddiq yang didepak dari ketua Komisi I DPR, kini cuma menjadi anggota biasa di komisi IV DPR kecewa terhadap sikap DPP PKS. Menurutnya DPP PKS melakukan perombakan tanpa peduli masukan dari kadernya.

“Kalau rotasi, bagi saya perubahan itu biasa, tapi cara pengambilan keputusan, ini perubahan gaya kepemimpinan baru PKS, sehingga topdown,” kata Mahfudz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Mahfudz menganggap bahwa mekanisme alasan perombakan fraksi PKS begitu tertutup. Jika tak diawasi, ujar dia, dikhawatirkan akan sewenang-wenang.

“Orang bisa melihat dengan pergantian ini orang luar bisa melihat bagaimana mekanisme. Kalau pengelolaan partai tertutup, akan berdampak buruk,” pungkasnya.

Baca Juga  Hak Angket e-KTP Disetujui Secara Sepihak, Sidang Paripurna Ricuh

Sementara itu, sama hal nya dengan Mahfudz shiddiq, Refrizal pun merasa kecewa, walau tidak didepak, Refrizal terkena rotasi perpindahan komisi dari asalnya komisi VI yang ruang lingkup nya industri, investasi dan persaingan usaha yang telah dijabatnya selama periode sekarang dan sebelumnya sekarang berpindah ke komisi XI.

Kemudian dalam hal ini Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, membantah perombakan bagian dari bersih-bersih. Jazuli pun membacakan langsung perubahan susunan fraksi yang baru.

Sebagai ketua, posisi Jazuli Juwaini tetap aman. Dia didampingi Tifatul Sembiring (wakil ketua fraksi bidang polhukam), Ansory Siregar (wakil ketua fraksi bidang kesra), Zulkifli Mansyah (wakil ketua fraksi), Eki Awal Muharam (wakil ketua fraksi bidang ekonomi), Sukamta (sekretaris fraksi), dan Muhammad Martri Agoeng (bendahara fraksi).

Baca Juga  Akhirnya Ahok Minta Maaf Kepada Semua Umat Islam

PKS juga merotasi susunan komisi di DPR. Ketua Komisi I Mahfudz Shiddiq dirotasi menjadi anggota Komisi IV. Sebagai gantinya, Abdul Kharis Almasyhari diplot sebagai Ketua Komisi I.

Wakil Ketua Komisi II Mustafa Kamal juga diganti dengan Al Muzzammil Yusuf. Komisi III Habib Aboe Bakar Al-Habsyi menjadi Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) merangkap Banggar dengan anggota Nasir Djamil, Tubagus Sumandjaja, Tifatul Sembiring.

Baca Juga  Ada 7.2 Juta Surat Suara Pilgub DKI Tercetak di Makassar

Lalu Komisi IV Andi Akmal Pasluddin menjadi Kapoksi merangkap Banggar dengan anggota Sa’aduddin, Hermanto, dan Mahfudz Siddiq yang turun pangkat dari Ketua Komisi I. Wakil Ketua Komisi V merangkap Kapoksi, Yudi Widiana Adia, dengan anggota Mahfudz Abdurrahman dan Sigit Sosiantomo.

Kapoksi Komisi VI adalah Muhammad Martri Agoeng dengan anggota Nurhasan Zaidi dan Adang Daradjatun. Wakil Ketua Komisi VII merangkap Kapoksi Tamsil Linrung dengan anggota Zulkifli Mansyah yang juga merangkap Banggar. Kemudian Jazuli, pada Komisi IX, anggotanya adalah Adang Sudrajat, Komisi X dengan anggota Surrahman Hidayat dan Sohibul Iman. (mhk)

Comments
Loading...

Terpopuler

To Top