Loading...
Berita

Kemarin, Jet Tempur F-16 dan Heli Puma Tinggalkan Natuna

F-16 TNI AU di Lanud Ranai, Natuna

Google/image

kabarin.co-Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon kembali ke home basenya di Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru setelah menjalankan tugas di Lanud Ranai-Natuna.

Selain Pesawat tempur F-16 itu, Heli Puma dari Skadron Udara 8, Bogor juga kembali ke Lanud Supadio, Pontianak. Mereka meninggalkan Lanud Ranai, Natuna pada Jumat (1/7).

Komandan Lanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan, SE., MH melepas langsung Keberangkatan Fighting Falcon.
Dalam kesempatan itu, Danlanud didampingi beberpa pejabat Lanud Ranai.

Baca Juga  TNI AD Juara! 8 Tahun Berturut-turut

Kepulangan Satu Flight pesawat tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Skadron Udara 16 Letkol Pnb Nur Alimi.

Sebelumnya, sejumlah pesawat tempur F-16 ditempatkan diNatuna guna melaksanakan tugas Operasi Hanud Lintas Merak dan Tangkis Sergab 2016 untuk mengamankan wilayah Natuna di ujung utara NKRI.

Adapun personel pendukung dan logistik yang terlibat dalam Operasi Hanud Lintas Merak dan Tangkis Sergab 2016 di Lanud Ranai tersebut kembali mengunakan pesawat C-130 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma. Demikian seperti diberitakan penerangan Lanud Ranai, Natuna.

Baca Juga  Pangkostrad Beri Semangat dan Motivasi Kepada Atlet Tinju dan Sepakbola Kostrad

Sekitar 4 hari yang lalu, Dua pesawat tempur F-16 TNI Angkatan Udara dikerahkan untuk mencegat pesawat militer Malaysia di atas Kepualan Natuna dikarenakan pesawat itu melanggar ruang udara Indonesia tanpa ijin.

Sebuah pesawat pengangkut militer Malaysia jenis C-130 melanggar ruang udara Indonesia tanpa izin. TNI Angkatan Udara segera menerbangkan dua jet temput F-16 dari Natuna untuk mencegat pesawat Malaysia itu. Menurut keterangan TNI AU, insiden itu terjadi hari Sabtu (25/06).

Baca Juga  Dansatgasmar: Tugas Adalah Suatu Kepercayaan dan Kehormatan

Kedua F-16 diluncurkan setelah pemantau di darat tidak mendapat jawaban dari jalur komunikasi internasional, ketika menghubungi pesawat Malaysia yang melanggar zona terbang Indonesia.(mas)

Loading...

Terpopuler

To Top