Loading...
Kriminal

Kejam! Yunus Cabuli Tiga Anak Dibawah Umur




 kabarin.co – Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Kali ini, tiga orang anak di Desa Teluk Kecimbung Kecamatan Bathin VIII Menjadi korban Pencabulan yang di lakukan oleh Yunus (33).

Deki Firdaus, salah seorang orang tua korban mengaku mendapatkan laporan dari anak perempuannya,  Bunga (nama samaran) yang masih berumur 8 tahun  yang mengatakan bahwa kemaluannya perih setelah di pegang oleh pelaku.

Sontak ketika mendapatkan laporan itu, dia langsung mengadukan kejadian tersebut ke aparat Desa Teluk Kecimbung.

“Sayo dapat laporan dari anak saya malam tadi bahwa alat kelaminnya di pegang oleh yunus dan modus yang dipakai dia ini dengan membujuk anak sayo jalan jalan naik motor, ” kata Deki Firdaus orang tua korban saat dikonfirmasi Di Polsek Bathin VIII, Jumat 13 Januari 2017.

Setelah, menggetahui kejadian tersebut,orang tua korban pun langsung mengadukan perbuatan pelaku ke Polsek Bathin VIII. Dan Polsek langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku Yunus atas dugaan telah mencabuli tiga orang anak perempuan di bawah umur. Kejadian ini pun dibenarkan langsung oleh AKP Ruslan Kapolsek Bathin VIII saat dikonfirmasi awak media.

“Iya benar, ada laporan kasus pencabulan. Dan pelakunya langsung kita amankan atas nama Yunus,” Kata AKP Ruslan, Kapolsek Bathin VII, Sabtu (14/1/2017).

Berdasarkan pengakuan tersangka, bahwa yang telah menjadi korban sebanyak tiga orang masing masing berumur 1 orang anak perempuan berumur 7 tahun dan dua orang anak perempuan berumur 8 tahun

“Tiga orang korbannya itu , satu orang berumur 7 tahun, dua orang 8 tahun, modus yang di gunakan pelaku yakni dengan membujuk korban naik motor jalan jalan di tempat sepi dia melakukan perbuatannya itu,” paparnya.

” Pelaku sudah kita tahan dan menjalani hukuman sesuai perbuatannya yang telah di lakukan dan kasus ini juga akan terus kita tidak lanjuti,” terangnya

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat sesuai pasal 76E UU nomor tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang berbunyi, setiap orang di larang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat,melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak serta membiarkan untuk melakukan  perbuatan cabul. (oke)








loading...

Baca Juga;

Putu Perkosa Siswi SMK, Karena Sakit Hati BBM Tak Dibalas

Dilantik Jadi Presiden, Rodrigo Duterte Bersumpah Menghabisi Para Kriminal

Pemeriksaan Habib Rizieq Ada Rekayasa, Hanya Lemahkan Perjuangan Islam

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top