Loading...
Kriminal

Kasus Sumber Waras Sudah Final KPK Segera Umumkan Hasil Penyelidikannya

ilustrasi/credit: google



kabarin.co Jakarta – Terkait kasus korupsi RS Sumber Waras, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak mendiamkan penyelidikan kasus dugaan korupsi pembelian lahan rumah sakit itu, Jakarta Barat.

Menurut Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, penyidik terus mendalami kasus tersebut. Bahkan, ia mengklaim KPK dalam tahap ‘final check’ penyelidikan kasus tersebut.

“Sedang final check dan hasil final check baik dari beberapa asosisasi profesional dan lain-lain itu akan kita umumkan,” ujar Laode di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (17/5/2016).

Menurutnya, terkait ada atau tidaknya penyimpangan dalam pembelian lahan RS untuk dinaikan ke tahap penyidikan, pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan. “Dari hasil final check (penyelidikan) baru bisa diketahui (hasilnya),” katanya. (Baca: Ini Temuan Komisi III DPR SOal Kasus RS Sumber Waras)

Diketahui, pembelian lahan Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditengarahi terjadi penyimpangan. Bahkan dalam penyelidikan ini, KPK sudah meminta keterangan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sementara menurut informasi yang dihimpun Kompas mengatakan:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengumumkan penyelidikan soal kasus pembelian lahan milik Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Saat ini, penyelidikan kasus tersebut sudah dalam tahap akhir sebelum ditentukan kelanjutannya.

“Saat ini sedang final check dari keterangan beberapa asosiasi profesional. Setelah itu, akan kami umumkan,” ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/5/2016).

Menurut Syarief, saat ini belum bisa diumumkan apakah ada indikasi pidana dalam kasus tersebut. (Baca: Komisi III DPR “Keukeuh” Ingin Bertemu Mantan Pimpinan KPK Bahas Sumber Waras)








loading...

Dilanjutkan atau tidak penanganan perkara tersebut, menurut dia, bergantung pada pengecekan tahap akhir.

Sebelumnya, KPK mengundang ahli untuk memberikan keterangan seputar kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

(Baca: Populi Center: Soal Sumber Waras, Warga Lebih Percaya Ahok Dibanding BPK)

Beberapa di antaranya, KPK mengundang ahli keuangan dan ahli pertanahan untuk memberikan keterangan.

Keterangan para ahli nantinya akan dibandingkan dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). BPK menyebut adanya perbedaan harga lahan yang mengindikasikan kerugian negara Rp 191 miliar.

Hingga saat ini, penyelidik KPK telah meminta keterangan dari 50 orang terkait penyelidikan kasus Sumber Waras. Salah satu yang telah diundang untuk memberi keterangan adalah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (mfs)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top