Loading...
Nasional

Kasus e-KTP, Fahri Hamzah Tuding Bos KPK Ikut Terlibat



kabarin.co – Jakarta, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, menyerang balik Ketua KPK Agus Rahardjo terkait dengan penanganan kasus korupsi e-KTP. Ia menuding jika Agus juga terlibat dalam kasus e-KTP karena pernah merestui proyek tersebut.

Hal ini tak terlepas dari posisi Agus yang pernah menjabat ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan  (LKPP) semasa sebelum tender proyek e-KTP pada 2009. Politisi PKS itu pun meminta Agus mundur dari jabatan ketua KPK karena ada indikasi keterlibatan dalam pengadaan proyek e-KTP.

Menurut Fahri, ada keterlibatan Agus yang ketika itu menjabat ketua LKPP. Fahri menyatakan, Agus memiliki kepentingan terhadap pengusaha dan termasuk membawa pengusaha bertemu dengan mantan Mendagri Gamawan Fauzi dalam proyek pengadaan e-KTP.

’’Kalau posisi dia sebagai mantan ketua LKPP dan ketua KPK sekarang, kasus ini bisa menyimpang. Dia tahu kasus ini, dia terlibat kasus ini, bahkan dia terlibat dalam melobi salah satu konsorsium meskipun itu konsorsium BUMN,’’ kata Fahri, seperti mengutip okezone, Rabu (15/3/2017).

Fahri mengatakan, Agus sangat pahal soal kasus e-KTP dari awal. Dengan keterlibatannya melobi salah satu orang di konsorsium milik BUMN, ada indikasi konflik kepentingan dalam penusutan kasus e-KTP. Hal itu memungkinkan adanya intervensi-intervensi di internal KPK.

’’Itu kan sudah conflict of interest. Karena itu, sebelum ini mengalir menjadi conflict of interest lanjutan, saya kira dia harus mengundurkan diri dulu. Biarkan proses ini berjalan tanpa intervensi,’’ tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Lanjut Fahri, indikasi konflik tersebut dapat digunakan untuk menutupi pihak-pihak tertentu yang terlihat tak penting dengan menyebut beberapa nama besar di DPR ikut terlibat dalam kasus megaproyek e-KTP. Menurutnya, agus memiliki kepentingan-kepentingan lantaran mendapat informasi langsung dari pihak yang sudah diperiksa KPK.

’’Banyak konflik kepentingan karena yang masuk dalam dakwaan itu ya, karena data ini kan kita baca dari awal yang masuk. Dakwaan itu tendensius untuk kepentingan orang-orang tertentu, untuk menutupi peran dan keterlibatan orang-orang tertentu,’’ ujarnya.

Fahri berani mengungkapkan hal ini usai mendengar langsung dari pihak yang telah diiperiksa KPK. Tak hanya itu, ada beberapa pejabat Kemendagri yang sejak awal telah mengetahui masalah dalam proyek triliunan rupiah tersebut. Fahri juga menilai perlu dibentuk usulan hak angket e-KTP demi membuktikan keterlibatan nama-nama elite politik dalam dakwaan.

’’Itu, menurut saya, harus ada klarifikasi terbuka gimana caranya nama-nama itu masuk dalam list dan apa yang sebenarnya terjadi,’’ tuturnya. (epr/oke)









loading...

Baca Juga:

Satu Mobil dengan Ahok, Fahri Hamzah Sebut Etika Jokowi Hancur

Soal Demokrasi Kebablasan, Fahri Hamzah: Jokowi Gagal Dalam Menegakkan Negara Hukum

Presiden RI Dituduh Sumber Hoax Oleh Fahri Hamzah

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top