Loading...
Kriminal

Kapolri Akan Evaluasi Operasi Tinombala di Poso

Namun, Operasi diperpanjang hingga enam bulan ke depan. Dalam masa operasi ini, beberapa kali baku tembak sempat terjadi antara tim dengan kelompok santoso.

Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti. TEMPO/Frannoto

kabarin.co – Jakarta – Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti menegaskan bahwa pihaknya masih akan terus menjalankan pengejaran terhadap kelompom teroris Santoso. Bahkan ia menyatakan, akan mengevaluasi operasi Tinombala dalam waktu dekat.

“Mungkin minggu-minggu depan kamiakan ke Sulawesi Tengah untuk evaluasi,” ujarnya saat ditemui di Gandaria City Jakarta, Ahad, 10 April 2016.

Baca Juga  Beredar Surat Larangan Bagi Prajurit TNI AL Bermain Pokemon Go

Sebelumnya, polri menjalankan operasi Tinombala dalam rangka pengejaran gembong teroris yang dipimpin oleh Santoso di Poso. Operasi Tinombala ditujukan untuk menangkap kelompok Santoso dimulai pada 10 Januari 2016 lalu. awalnya, operasi ini direncanakan akan selesai pada 9 Maret 2016.

Namun, Operasi diperpanjang hingga enam bulan ke depan. Dalam masa operasi ini, beberapa kali baku tembak sempat terjadi antara tim dengan kelompok santoso.

Baca Juga  3 Orang di Sumenep Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,4 Situbondo

Dalam baku tembak terakhir, 2 diduga teroris kelompok ini tewas terkena tembakan. Sementara itu, beberapa waktu lalu, Helikopter seri Bell milik TNI AD jatuh dan menybabkan 13 orang anggota tewas.

Sempat ada dugaan, helikopter tersebut jatuh akibat serangan teror kelompok Santoso, namun hingga saat ini Mabes TNI dan Polri masih menginveatigasi penyebab kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, Helikopter jatuh karena cuaca buruk. (tmp)

Comments
Loading...

Terpopuler

To Top