Loading...
Nasional

Jokowi Terdiam 15 Detik Sebelum Tegaskan Tidak akan Lindungi Ahok

Ahok sendiri sudah dua kali diperiksa. Pekan ini sejumlah saksi ahli yakni di bidang agama, pidana dan bahasa juga akan diminta keterangan.

Presiden Joko Widodo dan PP Muhammadiyah/dtk-bp



kabarin.co, JAKARTA-Di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di jalan Menteng Raya Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa proses hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan terus berjalan. Presiden juga menekankan bahwa tak akan melindungi Ahok di kasus dugaan penistaan agama tersebut.

Penegasan Presiden Jokowi itu disampaikan usai bertemu Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir, Selasa (8/11/2016). Pertemuan keduanya berlangsung di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah. Ada 4 poin hasil pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Haedar Nasir.

Tentang kasus Ahok disebutkan di poin kedua. “Saya tegaskan tadi bahwa proses hukum saudara Basuki Tjahaja Purnama dilakukan dengan tegas dan transparan,” kata Jokowi usai pertemuan.

Jokowi kemudian perlu meyakinkan rakyat Indonesia bahwa dia tidak akan melindungi Ahok. Saat menyampaikan kalimat tersebut ada jeda ketika Jokowi mengucapkan kata ‘melindungi saudara’ sampai menyebut nama ‘Basuki Tjahaja Purnama’.

Dalam hitungan detikcom ada kurang lebih 15 detik Jokowi terdiam sebelum menyebut nama Ahok. “Juga saya tekankan bahwa saya tadi ini perlu rakyat tahu tidak akan melindungi…,” kata Jokowi lalu terdiam.

Lima belas detik kemudian kalimat Jokowi berlanjut, “Saudara Basuki Tjahaja Purnama karena sudah masuk proses hukum”. Tak ada alasan jelas dari Jokowi soal jeda 15 detik tersebut.

Terkait kasus Ahok, hingga kini Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian RI sudah meminta keterangan 25 saksi. Ahok sendiri sudah dua kali diperiksa. Pekan ini sejumlah saksi ahli yakni di bidang agama, pidana dan bahasa juga akan diminta keterangan.

Setelah semua saksi diperiksa, akan dilakukan gekar perkara secara terbuka dan bisa disiarkan langsung. (dtk)

Baca juga:

Polisi: Ahok Tak Terbukti Menistakan Agama, Buni Yani Berpotensi Jadi Tersangka








loading...

Muhammadiyah: Gelar Perkara Terbuka Jangan Mengaburkan Masalah Utama

MUI Minta Presiden Tepati Janji Selesaikan Kasus Ahok

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top