Loading...
KabarTekno

Perkenalkan Joby S2, Konsep ‘Angkot Terbang’ Masa Depan dari NASA

Joby S2/Googleimage

kabarin.co – Menjawab tantangan NASA untuk mengembangkan alat transportasi komuter jenis baru, Joby Aviation salah satu perusahaan di Amerika membangun ‘angkot terbang’ berteknologi VTOL (vertical take off and landing).

Dinamai Joby S2, pesawat yang sanggup tinggal landas dan mendarat secara vertikal ini diharapkan tidak lama lagi akan segera diproduksi dan dipasarkan secara masal.

Tongkrongannya tidak jauh beda dengan pesawat glider (layang) biasa. Namun dilengkapi dengan 16 propeler elektrik berteknologi super canggih.

12 dari 16 mesin rotornya bisa digerakkan secara vertikal dan horizontal. Dia akan tinggal landas seperti helikopter dan ketika mencapai kecepatan tertentu mesin akan diputar menghadap kedepan untuk memberi gaya dorong.

Tidak seperti pesawat Harrier yang juga berteknologi VTOL dengan suara bergemuruh laksana topan badai, Joby S2 akan sangat senyap alias tidak akan menimbulkan polusi suara.

Selain canggih dan efisien ke 12 rotor nya juga dinilai akan memberi rasa aman ketika terbang, jika terjadi kendala satu atau dua mesinnya mati misalnya, wahana ini masih sanggup terbang dengan aman.

Hebatnya lagi 12 bilah propeler-nya bisa dilipat ke belakang sehingga secara aerodinamis bentuknya seperti peluru, kecepatan jelajah akan dioptimalkan oleh empat rotor tetap yang dipasang di kedua ujung sayap utama dan sirip ekor pesawat, sehingga Joby S2 ini bisa melaju lebih dari 322 km/jam.

 Joby S2

Joby S2/Foto Credit : Google

Nah, berkaitan dengan tantangan NASA, rupanya badan antariksa Amerika ini sedang giat menguji kelayakan sebuah sistem transportasi baru yang sekiranya mampu mengatasi kemacetan lalu-lintas.

“Bukan sekedar kendaraan imajiner. Alat transportasi itu kini sedang dibangun di Silicon Valley,” kata Mark Moore, kepala perencanaan mobilitas umum di Pusat Riset Langley milik NASA, Virginia.

Konsep NASA adalah mendorong pelaku utama industri otomotif untuk mengembangkan sistem transportasi baru yang praktis, efisien, mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus melakukan pendekatan baru dalam menghadapi problematika di sektor mobilitas publik.

Jika macet melulu di darat maka angkutan udara adalah solusinya. Dalam visinya NASA membayangkan sebuah alat transportasi yang nantinya bekerja dengan sistem layanan berbagi atau rental seperti yang dijalankan oleh perusahaan Uber.

Kendaraan seperti Joby S2 tampaknya memang bisa memenuhi tuntutan itu. Dia praktis, efisien, bisa terbang dan mendarat di mana saja, sehingga bisa menaikkan atau menurunkan anda di mana saja, di sebuah lapangan kecil atau bahkan di halaman rumah anda tanpa harus mengganggu lingkungan.

“Anda bisa menumpang pesawat ini lalu turun di tempat yang anda kehendaki untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan alat transportasi tradisional,” imbuh Mark Moore.

Ya, tidak jauh bedanya seperti anda memesan taksi atau naik dan turun angkot di perkotaan, jika konsep ini terwujud Joby S2 nampaknya bakal jadi taksi atau angkot masa depan yang sesuai dengan harapan NASA. (mfs)

Comments
Loading...

Terpopuler


To Top