Loading...
Nasional

Jelang Pileg dan Pilpres 2019, BSSN Petakan Ancaman Siber



kabarin.co – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan kegiatan seminar diseminasi ancaman siber jelang pemilihan legisIatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019.

Seminar bertajuk ‘Mewujudkan Ruang Siber yang Kondusif dalam Rangka Mendukung Penyelenggaraan Pileg dan Pilpres Tahun 2019’ itu digelar di Hotel Aston Priority, Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (12/12).

Jelang Pileg dan Pilpres 2019, BSSN Petakan Ancaman Siber

Kepala BSSN, Djoko Setiadi mengatakan potensi ancaman serangan siber terus berkembang semakin pesat. Bahkan, pihaknya memantau ancaman tersebut berjalan lebih cepat dari perkembangan teknologi dan kemampuan defensif, sehingga beresiko mengakibatkan krisis di segala bidang.

“Dengan skala penyebaran yang masif, membutuhkan kolaborasi dan sinergi untuk membangun kepercayaan, kapabilitas dan mekanisme koordinasi untuk mendeteksi ancaman serangan siber,” ujar Djoko saat konferensi pers.

Ia melanjutkan, kolaborasi dan sinergi diperlukan agar ancaman dan serangan dapat ditangani dengan baik dan tidak semakin meluas.

“Pemanfaatan berbagai sumber daya dan pertukaran informasi intelijen ancaman siber juga perlu ditingkatkan,” tandasnya.

Direktur Deteksi Ancaman BSSN Sulistyo memaparkan langkah preventif menghadapi kontestasi elektoral 2019. BSSN, kata dia, telah mempelajari sejumlah pola ancaman siber di negara lain seperti di Ukraina, Inggris saat Brexit, Pilpres Amerika Serikat 2016 dan serangan siber di Prancis.

“Kami telah pelajari pola serangan dan statistik serangan di Indonesia,” kata Sulistyo.

Seminar dihadiri stakeholder terkait diantaranya Deputi 7 Kemenkopolhukam Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Marsda TNI Rus Nurhadi Sutedjo. Juga perwakilan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Inonesia (APJI), perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, Bareskrim Polri, Telkom dan Praktisi IT. (arn)

Baca Juga:









loading...

Jokowi Lantik Djoko Setiadi Jadi Kepala Badan Siber dan Sandi Negara

Pelaku Kejahatan Siber Internasional Asal China Gunakan Visa Kunjungan Tinggal di Indonesia

Tangkal Kejahatan di Dunia Maya, Pemerintah Bentuk Badan Siber Nasional

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top