Loading...
KabarSport

Indra Sjafri Merasa Belum Pantas Jadi Pelatih Timnas Senior

Indra Sjafri, belum pantas melatih Timnas senior Indonesia. (foto: bola.net)

kabarin.co – Perjalanan Indra Sjafri sebagai pelatih memang diketahui lebih banyak berurusan dengan usia muda. Mulai menangani timnas Indonesia U-16, U-18, hingga saat ini menukangi Indonesia U-19.

Memang, pelatih berusia 54 tahun itu sempat mengenyam pengalaman melatih klub profesional Bali United. Di klub tersebut, Indra mencoba membangun fondasi klub dengan banyak merekrut pemain muda potensial. Ini adalah salah satu upayanya dalam meregenerasi pemain.

Namun hasilnya memang tak langsung dinikmati saat Indra masih melatih. Bahkan, pelatih asal Sumatera Barat itu sempat mendapatkan kecaman dari suporter Bali United lantaran dinilai tak mampu mengangkat prestasi tim Serdadu Tridatu sejak menukanginya pada 2014 lalu.

Tapi, buah dari proses yang dibangun Indra kini bisa dinikmati pelatih saat ini. Di mana para pemain muda yang ada saat ini sudah jauh lebih matang dalam bermain. Sebut saja Ricky Fajrin, Miftahul Hamdi, serta Yabes Roni Malaifani. Belum lagi, para pemain senior yang ada juga semakin menambah solid kekuatan Bali United.

Sempat terlintas sebuah pertanyaan, kenapa Indra tak melatih timnas Indonesia senior? Dia pun sempat menjadi kandidat untuk itu. Tapi dia justru lebih memilih untuk melatih timnas Indonesia U-19 yang pernah dibawanya menjadi juara Piala AFF U-19 2013.

Mantan pemain PSP Padang itu pun memiliki alasan tersendiri soal dirinya yang belum mau melatih timnas senior. “Kenapa saya enggak mau melatih timnas senior dulu? Karena saya tahu diri. Artinya untuk membangun tim itu enggak gampang, perlu orang yang satu visi dengan saya,” kata Indra, kepada Goal Indonesia.

“Makanya, saya punya strategi khusus. Saya bangun dulu satu hingga dua generasi. Misalnya, timnas U-19 era Evan Dimas dan kawan-kawan, dan timnas U-19 yang saat ini. Ketika mereka sudah berkiprah dan menjadi tulang punggung di klub-klub seluruh Indonesia, baru kalau diserahkan tanggung jawab timnas senior itu baru masuk akal, jadi bukan karena aji mumpung,” jelasnya.

Menurutnya, bila sudah seperti itu, akan lebih memudahkannya dalam membangun sebuah tim yang solid. Mengingat, para pemain yang dipanggil tentunya tak akan jauh dari eks para pemainnya di timnas Indonesia U-19. “Maka itu, sekarang saya ingin bangun timnas U-19 yang ini kualitasnya lebih baik dari era Evan Dimas dan kawan-kawan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Indra mengakui memang dirinya sangat berhasrat untuk membawa timnas Indonesia ke Piala Dunia. Itu ingin dimulainya bersama timnas Indonesia U-19.

“Secara pribadi memang jadi niat saya banget (untuk membawa timnas lolos ke Piala Dunia). Karena untuk kinerja pribadi saya, itu bukan pertanggungjawaban saya ke PSSI saja. Saya kan ingin juga sebagai anak bangsa membuat sejarah, dan itu menjadi tanggung jawab pribadi saya,” tegasnya.

Namun dia menyadari, target itu tak akan mungkin bisa dicapainya jika tak didukung oleh seluruh elemen. Mulai dari pemain, tim pelatih, pemerintah, PSSI, hingga masyarakat Indonesia.(*/goal)

Loading...

Terpopuler

To Top