Loading...
Nasional

Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Moreno Soeprapto: Korupsi di Dunia Olahraga Sudah Akut



kabarin.co – Jakarta, Polikitus Partai Gerindra yang juga mantan atlet nasional Moreno Soeprapto menyebut korupsi dan suap di dunia olahraga sudah akut. Ia mengatakan, transaksi dan hibah olahraga sudah terjadi sejak lama. Bahkan, saat dirinya masih aktif di dunia olahraga balap mobil.

“Korupsi di dunia olahraga luar biasa. Bukan hanya korupsi di daerah ada transaksi saya pernah bertemu atlet. Dana hibah harus dibongkar bukan hanya siapa yang jadi tersangka. Tapi juga betul untuk outcome prestasi dunia olaharaga kita,” kata Moreno di Malang, Jumat, 20 September 2019.

Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Moreno Soeprapto: Korupsi di Dunia Olahraga Sudah Akut

Sebelumnya, Menteri pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, ditetapkan sebagai tersangka kasus dana hibah KONI yang diduga telah merugikan negara senilai lebih dari Rp26,5 miliar. Bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum, dia diduga menerima suap pengurusan dana hibah kepada KONI melalui Kemenpora dan dugaan penerimaan gratifikasi.

Menanggpai penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka suap, Morena menilai, korupsi terjadi di mana saja, bukan hanya di dunia olahraga. “Korupsi terjadi di pusat sampai daerah karena sudah dibudayakan seperti itu. Hibah sampai tingkat bawah. Dana hibah jangan dibuat transaksi tapi dibuat prestasi,” ujar Moreno.

Dia mengaku paham dengan praktik suap di dunia olahraga. Apalagi selain mantan atlet balap dia pernah duduk di kursi DPR RI Komisi X yang membidangi kepemudaan dan olahraga. Katanya, praktik suap sudah membudaya.

Salah satu contohnya adalah ketika ada atlet yang berprestasi dan menempati ranking 1, seharusnya dia berhak mewakili daerah, negara, maupun cabang olahraga di event-event tertentu. Tapi, dalam praktiknya, yang berprestasi bisa digantikan oleh atlet ranking di bawahnya karena atlet itu dari keluarga berduit.

“Jangan main-main hibah saja. Negara tetangga sudah bicara prestasi tapi kita masih bermain dana hibah. Padahal dana hibah itu harusnya untuk prestasi atlet, untuk pengembangan, misalkan kita bicara sport sains. Sebagai mantan atlet saya tahu betul kebocoran itu,” tutur Moreno.

Kendati demikian Moreno memuji era Menpora Imam Nahrawi. Pada era Imam beberapa prestasi telah ditorehkan. Salah satunya gelar juara sepakbola di kelompok usia muda. Di piala AFF U-15 Timnas meraih gelar juara. Tapi, dia mempertanyakan kenapa saat di level junior bisa juara sedangkan di level senior timnas malah melempem.

“Semua ada prosesnya. Itu sudah ada yang bagus timnas junior juara dan cuma harus ada pembangunan. Pembinaan dari kecil bagus, tapi kenapa pas dewasa melempem. Untuk itu sport sains penting karena bisa dicek dan dibina sejak kecil. Kita kalahnya seperti itu, tidak punya database atlet. Jangan duit dan dealnya berapa. Itu sangat kuno. Padahal masyarakat kita antusiasnya pada olahraga tinggi,” kata Moreno. (epr/viv)

Baca Juga:









loading...

Menpora Imam Nahrawi Mengaku Umrah Pakai Uang Kemenpora

KPK Bakal Seret Menpora Imam Nahrawi ke Persidangan

KPK Geledah Ruang Kerja Menpora Imam Nahrawi

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top