Loading...
Kriminal

Ikut-ikutan Dimas Kanjeng, Dukun Ini Gandakan Uang dan Jual Tuyul

cp: riauterkini

kabarin.co – Pekanbaru, Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Komisaris Besar Polisi Toni Hermawan, mengatakan polisi menangkap Ki Purbo Lalang Jati, yang melakukan penipuan dengan modus menggandakan uang. “Tersangka mengaku mengambil uang dari bank gaib yang dijaga bangsa jin,” ujar dia, Senin, 10 Oktober 2016.

Toni menjelaskan, dalam aksinya, pria berumur 35 tahun itu meminta mahar kepada korbannya dengan iming-iming dapat melipat-gandakan uang tersebut agar korban bisa mengambilnya di bank gaib. Menurut Toni, pelaku melakukan ritual-ritual yang tidak masuk akal untuk mengelabui korbannya.

Ritual itu, lanjut Toni, dilakukan berkali-kali dan pelaku selalu meminta uang mahar. “Ini hanya tipuan saja, uang yang digandakan tidak pernah ada,” ujarnya.

Menurut dia, hingga saat ini sudah ada 10 korban yang ditipu oleh Ki Purbo. Korban bersal dari Riau, Sulawesi, dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Selain menjanjikan uang dapat berlipat ganda, tersangka juga menjual tuyul dengan harga Rp 5 juta.

Ki Purbo ditangkap polisi karena ada laporan dari seorang mahasiswa, Kus Hendarto, 25 tahun, yang tertipu Rp 63 juta dengan modus mengandakan uang. Kus mengenal Ki Purbo sebagai dukun pengobatan alternatif di Jalan Manunggal, Panam, Pekanbaru. Namun kemudian Ki Purbo juga meyakinkan Kus bahwa dia mampu menggandakan uang.

Tergiur dengan omongan Dukun Ki Purbo, Kus bersedia menyerahkan uangnya sebanyak Rp 63 juta secara bertahap sejak Agustus 2016. Dua bulan kemudian, korban justru tidak mendapatkan uang yang dijanjikan berlipat ganda seperti yang diharapkan. Sebaliknya, uang mahar Rp 63 juta itu tak kunjung kembali. Ki Purbo sulit dihubungi. (MYR/tem)

Baca Juga:

Munculnya Penggandaan Uang Seperti Dimas Kanjeng, Fadli Zon: Saya Malu

Gandakan Uang, Mensos: Jangan Meniru Dimas Kanjeng

Mantan Pengikut Dimas Kanjeng yang Menjadi DPO Menyerahkan Diri

Loading...

Terpopuler

To Top