Loading...
Badminton

Hasil Lengkap Indonesia Open 2017: China Dua Gelar, Jepang, India, dan Indonesia Dapat Satu Juara

Ekspresi Liliyana Natsir usai menjuarai nomor ganda campuran Indonesia Open 2017 bersama Tontowi Ahmad, Minggu (18/6) di Jakarta. (foto: antarafoto.com)

kabarin.co – Turnamen bulutangkis bergengsi Indonesia Open 2017 berakhir Minggu (18/6) malam, di Planery Hall JCC Jakarta. China meraih dua dari lima gelar. Tiga lainnya dibagi rata oleh tiga negara lainnya.

Indonesia sebagai tuan rumah, memperoleh satu gelar di nomor ganda campuran, melalui pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Ini juga gelar pertama mereka sepanjang turnamen Indonesia Open.

Bermain di partai terakhir, pasangan Indonesia yang juga juara Olimpiade Rio 2016 itu menang dua set langsung atas ganda campuran nomor satu dunia asal China, Zheng Siwei / Chen Qingchen dengan skor 22-20 dan 21-15.

Chen Qingchen/Jia Yifan juara ganda putri (foto: liputan6)

Laga final dibuka nomor ganda putri, ketika pasangan China Chen Qingchen/Jia Yifan berhasil menekuk wakil Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So Hee lewat permainan tiga set 21-19, 15-21, 21-10.

Unggulan lima turnamen ini mengakhiri pertandingan dalam tempo satu jam 11 menit. Chen/Jia mengaku puas bisa mengubah tekanan pasca-kekalahan dari Piala Sudirman. Hal ini juga jadi dorongan positif dan juara saat tampil di Indonesia Open.

Baca Juga  Features: Ketika Sepakbola Sumbar Dicambuk Rasa Malu

Di nomor tunggal putra, pemain India Kidambi Srikanth tak menemui kesulitan berarti untuk menyabet gelar juara. Dalam laga final, Srikanth menang atas tunggal Jepang Kasumasa Sakai 21-11, 21-19. Statistik BWF mencatat peringkat 22 dunia itu mengalahkan Sakai dalam waktu 37 menit saja.

Kidambi Srikanth. juara tunggal putra. (foto: liputan6)

“Saya berhasil mencapai final di Singapore dan sekarang di sini saya menjadi juara. Saya sangat bahagia dan terima kasih kepada semua fan atas dukungannya,” ujar pemain berusia 24 tahun itu di laman The Indian Express.

Srikanth menjadi tunggal putra pertama India yang menjadi juara di Indonesia Open. Namun Srikanth menjadi orang India kedua yang menyabet gelar di Indonesia Open setelah Saina Nehwal. Tunggal putri India itu bahkan sudah mengoleksi tiga gelar di BCA Indonesia Open yakni pada tahun 2099, 2010 dan 2012.

Baca Juga  Pemain Timnas Selandia Baru Resmi Jadi 'Marquee Player' Pusamania Borneo FC

Jepang tak mau ketinggalan, tatkala pemain tunggal putrinya Sayaka Sato mencatatkan tinta emas buat negaranya. Sato menjadi tunggal putri pertama Jepang yang berhasil menjadi juara di Indonesia.

Sayaka Sato, juara tunggal putri. (foto: jpnn)

Dalam partai final, Sato yang peringkat 17 dunia itu secara mengejutkan mengalahkan tunggal Korsel peringkat lima dunia Sung Ji Hyun. Dalam waktu satu jam 18 menit (statistik BWF), Sato menang 21-13, 17-21, 21-14. Ini merupakan kemenangan kedua Sato dari 14 pertemuannya dengan Ji Hyun.

Usai pertandingan, Sato tampak begitu bahagia. Buat pemain berusia 26 tahun itu, laga final di BCA Indonesia Open 2017 merupakan yang kedua. Pada 2010, Sato juga ke final namun kalah dari pemain India Saina Nehwal.

Baca Juga  Lawan Barito Putra, Bali United tanpa Dua Bek Asing

Dengan tercatatnya nama Sato di daftar juara tunggal putri Indonesia Open, maka kini sudah sembilan negara yang menyumbang tunggal putrinya menjadi juara. Tiongkok terbanyak dengan 15 kali, Indonesia sebelas, India tiga kali, Hong Kong dua kali, kemudian Korsel, Thailand, Taiwan, Denmark dan Jepang masing-masing satu kali.

Li Junhui/Liu Yuchen. juara ganda putra. (foto: jpnn)

Duel sengit terjadi di final ganda putra, dan berakhir manis buat ganda Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen. Pasangan China ini menang atas peringkat satu; Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark).

Duel kedua ganda yang rankingnya tepat di atas jago Indonesia, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya ini berlangsung cepat dan menarik. Li/Liu menang 21-19, 19-21, 21-18, dalam durasi satu jam sebelas menit (statistik BWF).

Kemenangan ini membuat Li/Liu menyamakan rekor head to head mereka dengan Mathias/Carsten menjadi 2-2. Keberhasilan Li/Liu juga memutus puasa gelar Tiongkok di nomor ganda putra BCA Indonesia Open sejak 2011. Ya, selama lima tahun terakhir ini, ganda Negeri Panda tak pernah bisa menempatkan wakilnya menjadi juara. Li/Liu berhasil memutusnya dengan manis.(*)

Loading...

Terpopuler

To Top