Loading...
Nasional

Hari Ini Ganjar Pranowo dan Agus Martowardojo Akan Jadi Saksi di Sidang e-KTP



kabarin.co – Jakarta, Sidang perkara kasus kropsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP akan kembali di gelar hari ini, Kamis 30 Maret 2017.  Pada sidang keempat yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, jaksa penuntut umum KPK akan memanggil tujuh saksi.

Tujuh saksi itu adalah anggota Komisi II DPR periode 2009-2014 Miryam S. Haryani, Ganjar Pranowo, Khaitibul Umam Wiranu, Agun Gunandjar Sudarsa, Moh. Jafar Hafsah, Diah Hasanah, dan mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Hari Ini Ganjar Pranowo dan Agus Martowardojo Akan Jadi Saksi di Sidang e-KTP

Pada sidang sebelumnya, JPU sudah memanggil Miryam. Dalam surat dakwaan, ia disebut mendapat uang US23 ribu. Ia juga membagi-bagikan uang suap dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong kepada para anggota Komisi II DPR. Tapi, saat berasaksi pada pekan lalu, Miryam mencabut seluruh pengakuannya.

Alasan Miryam mencabut semua keterangan tersebut lantaran ia mengaku perkataan selama penyidikan tidak benar karena di bawah tekanan.  Ia menuturkan saat pemeriksaan, penyidik mengancamnya sehingga ia menjawab asal untuk menyenangkan penyidik.

Jawaban Miryam tak dapat diterima begitu saja oleh jaksa. Pada Senin lalu, jaksa memanggil Miryam untuk dikonfrontir dengan penyidik yang memeriksanya. Tapi, ia tak datang dengan alasan sakit.

Tak hanya tujuh saksi, besok jaksa juga akan memanggil tiga penyidik yang memriksa Miryam. Juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan KPK akan membuktikan bahwa pencabutan BAP yang dilakukan Miryam tak beralasan.

Agus Martowardojo sebenarnya juga pernah dipanggil sebagai saksi saat sidang kedua. Namun, saat itu ia harus berada di luar negeri sehingga meminta dijadwalkan ulang. Dalam perkara ini, Agus disebut pernah menolak kontrak proyek e-KTP dengan skema tahun jamak.

Sementara itu, Ganjar, Khatibul, Agun, dan Jafar disebut sebagai orang-orang yang ikut menikmati aliran dana korupsi e-KTP. Pada surat dakwaan dua tersangka yakni Irman dan Sugiharto, para anggota Dewan itu masing-masing disebut menerima uang sebesar US$ 520 ribu, US$ 400 ribu, US$ 1,047 juta, dan US$ 100 ribu. (epr/tem)

Baca Juga:

Di Sidang e-KTP, Teguh Juwarno Bantah Terima Uang e-KTP









loading...

Tujuh Saksi di Hadirkan Dalam Sidang Korupsi e-KTP Hari Ini

Gamawan Fauzi Bersaksi di Sidang Kasus E-KTP

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top