Loading...
KabarEkonomi

Google Siap Buka-bukaan soal Besaran Pajak




kabarin.co – Jakarta, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenekeu) sampai saat terus mengejar kewajiban pajak dari perusahan Google. Sebelumnya, Google yang berkantor pusat di Amerika Serikat (AS) tersebut sempat dipanggil ke kantor DJP untuk melakukan verifikasi data pajaknya.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan. dalam waktu dekat ini DJP akan segera melayangkan surat panggilan pemeriksaan ke Google setelah sebelumnya surat panggilan tersebut tidak direspons oleh Google.

Berjalan terus (Google), masih direncanakan kapan dipanggil, supaya ketemunya sama-sama enak. Belum tahu kapan pastinya, nanti saya cek dulu,” ungkapnya di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Ia mengatakan, pemanggilan yang kembali dilakukan pihak DJP terhadap Google masih berkaitan dengan penyesuaian data pajaknya, karena pada pemeriksaan sebelumnya kedua pihak belum menemukan kesepakatan berapa pajak yang harus dibayarkan oleh Google.

“Pemanggilannya untuk pemeriksaan, kita harapkan mereka koorperatif, buka data-datanya, kita juga punya data-datanya, verifikasi bersama, kemarin belum selesai,” jelasnya.

Menurutnya, tak hanya Google yang bermasalah pembayaran pajaknya, saat ini DJP juga masih harus mengejar berbagai perusahaan internet besar lainnya seperti Facebook dan Yahoo.

“Yang lain juga sama (Facebook dan Yahoo), akan ada tindak lanjut. Tapi penyelesaiannya berbeda dengan Google,” tukasnya. (oke)

Baca Juga:

Kementerian Keuangan Terbang ke AS Untuk Kejar Pajak Google

Pekan Ini Google Dipanggil Ditjen Pajak








loading...

Tak Bayar Pajak, Google Bisa Disandera?

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top