Loading...
Politik

GKR Hemas: Pemilihan Oesman Sapta Jadi Ketua DPD Ilegal

kabarin.co – Jakarta, Oesman Sapta Odang terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPR) RI menggantikan Mohamad Saleh dini hari tadi. Kendati demikian, Wakil Ketua DPD periode 2014-2019,  Gusti Kanjeng Ratu Hemas menilai pemilihan Ketua DPD yang ricuh semalam adalah ilegal.

“Tidak ada satu kewenangan pun di republik ini yang bisa melaksanakan sidang paripurna, untuk kemudian menegasikan Putusan MA dengan melakukan pemilihan Pimpinan DPD yang baru. Semua proses dan hasil pemilihan DPD RI tersebut adalah inkonstitusional dan ilegal,” ujar GKR Hemas dalam jumpa pers di Komplek Parlemen, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).

GKR Hemas: Pemilihan Oesman Sapta Jadi Ketua DPD Ilegal

GKR Hemas mengatakan, seharusnya DPD memegang penuh kapda Putusan MA n 38P/HUM/1026 P?HUM/2017. Putusan MA itu membatalkan dua tata tertib DPD yang mengubah masa jabatan pimpinan DPD dari 5 tahun ke 2,5 tahun. Dengan demikian, pemilihan Ketua DPD yang baru memarin (3/4) dinilai bertentangan dengan hukum, UU, dan konstitusi.

Ia menyatakan, melalui sidang Paripurna pada 3 April kemarin sudah mencabut tata tertib yang diperintahkan MA dan memberlakukan kembali Peraturan Tata Tertib no 1 tahun 2014. Dengan begitu, dia meyakini MA tidak akan melantik Ketua DPD yang baru siang ini.

Oleh karenanya kami yakin bahwa Ketua Mahkamah Agung tidak dapat melantik dan mengambil sumpah pimpinan yang dihasilkan dari proses pemilihan tersebut. Semua interaksi ketatanegaraan yang dilakukan baik legislasi, administrasi, personalia, termasuk anggaran dan protokoler adalah perbuatan melawan hukum, ilegal, dan inkonstitusional,” ujar Hemas.

Diketahaui sebelumnya, pada Senin (3/4) malam tadi sidang paripurna DPD ricuh sebelum dibuka. Usai terjadi kericuhan dan ketidakpastian, Hemas menyatakan bahwa Tatib yang mengatur masa jabatan pimpinan DPD selama 5 tahun berlaku kembali. Kemudia ia meninggalkan ruangan paripurna usai menyatakan hal tersebut.

Pernyataan Hemas itu kemudian dicabut oleh Wakil Ketua DPD lainnya, Farouk Muhammad. Sejumlah anggota DPD kemudian menyatakan mosi tidak percaya ke Hemas dan tetap mengadakan pemilihan hingga OSO terpilih jadi Ketua DPD. (epr/det)

Baca Juga:

Osman Sapta Terpilih Jadi Ketua DPD

Belum Dimulai, Kericuhan Sudah Terjadi di Sidang Paripurna DPD

Pimpinan Khawatir Lihat Anggota DPD ‘Bedol Desa’ Ke Hanura

Loading...

Terpopuler

To Top