Loading...
Motor

Gesits, Motor Listrik Karya Anak Bangsa Ini Siap Diproduksi

Gesits
gesits/foto: google



kabarin.co – Tanpa banyak gembar-gembor yang menghebohkan seperti kasus mobil Esemka, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan PT Garasindo Inter Global meluncurkan debut pertama karya mereka, sebuah sepeda motor bertenaga listrik karya anak bangsa Indonesia.

Dihadiri langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek dan Dikti), Rektor ITS Joni Hermana, dan jajaran Direksi Garansindo, hasil kerja sama pebisnis otomotif dan periset dunia pendidikan ini Selasa kemarin (3/5) diperkenalkan di Gedung Riset Mobil Listrik, Surabaya.

Statusnya memang masih merupakan prototipe, dan rencananya bakal mulai diproduksi secara masal tahun depan. Dengan teknologi yang dibawanya diharapkan mampu bersaing dengan skutik konvensional yang didominasi merk Jepang.

Motor ini dinamai Gesits yang merupakan singkatan dari Garansindo Electric Scooter ITS. Produk ini menjadi bukti bahwa anak bangsa Indonesia mampu mengembangkan teknologi maju di dunia otomotif, terang Muhammad Al Abdullan, CEO Grup Gansindo di sela-sela peluncuran pertama ini.

Muhammad Nur Yuniarto, Ketua Gesits mengatakan, tidak banyak perusahaan otomotif yang mau mengembangkan teknologi dari anak bangsa.

Garansindo, kata Nur, menujukkan komitmennya pada negara. Sementara Menristek dan Dikti, M Natsir mengatakan Gesits bisa menjadi produk masa depan Indonesia.

Bagaimana dengan pandangan sekilas tentang motor dan masa depan motor ini sendiri? Yuk, kita simak ulasan khas kabarin.co berikut ini.

Seperti telah disinggung sebelumnya, motor ini memiliki desain modern nan atraktif yang dibalut warna serba hitam berkesan misterius. Garis lekuk tubuhnya menunjukkan kesan dinamis dan modern.

“Semua komponen motor ini merupakan hasil rekayasa ITS. Satu-satunya komponen yang masih diimpor adalah baterainya saja, ” imbuh Nur. Itu pun hanya modulnya saja, baterainya dirakit di Indonesia.

Motor ini ditenagai motor listrik berspesifikasi 5 kW yang di simpan dalam baterai lithium ion yang daya jelajah maksimalnya 80-100 km untuk satu kali pengisian baterai. Top speed diklaim bisa menembus 100 km/jam. Pengisian baterai memerlukan waktu sekitar 1,5 sampai 3 jam.








loading...

Fitur regeneratif brake sudah diterapkan pada Gesits, saat deselerasi (melepas/mengulur gas untuk mengurangi kecepatan) otomatis motor listrik akan melakukan pengisian baterai.

Nah, fitur cerdas lain pada adalah pengoperasian teknologi Android pada motor ini. Kecepatan, rpm, suhu hingga voltase dapat dipantau lewat smartphone dengan sistem operasi berbasis Android.

Secara umum desain sudah oke, garis-garis yang tajam cukup memberikan kesan sporty seperti kebanyakan skutik yang beredar saat ini. Laburan warna hitam menampakkan keinginannya untuk tampil trendy.

Berapa harga motor ini nanti? Diperkirakan antara 15 sampai 20 juta, sebuah kisaran harga yang masuk akal bagi harga pasaran kendaraan roda dua saat kini.

Motor ini ini rencananya akan mulai memasuki tahap produksi dan dipasarkan tahun depan. Apakah model/bentuk nya akan tetap seperti ini atau tidak, kita lihat saja nanti.

Nah, apalagi? Desain Gesits cukup atraktif, teknologi yang diterapkan sudah mumpuni. Tinggal kemauan pemerintah untuk melindungi, mengawal, dan mengembangkan bayi Gesits karya anak bangsanya sendiri ini.

Kehadiran Menristek dan Dikti barangkali sudah cukup membuktikan keseriusan pemerintah dalam hal ini. Semoga saja tidak digayuti pula oleh agenda lain semacam pencitraan atau kepentingan-kepentingan lain. (mfs)

Bagaimana pendapat anda?

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...

Terpopuler

To Top