Loading...
KabarEkonomi

Gara-gara Bantah Ikut Aksi 212, Saham Sari Roti Turun Drastis



kabarin.co – Bantahan tak selalu menguntungkan, apalagi melawan opini publik. Itulah yang terjadi terhadap PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) pemilik merek dagang Sari Roti. Gara-gara membantah ikut bagi-bagi roti gratis pada Aksi Bela Islam 212, menurut Tempo.co, turun drastis.

Berdasarkan pantauan di RTI Business,  seperti yang dimuat Tempo.co, pada penutupan perdagangan sesi pertama, harga saham ROTI terpantau turun 0,66 persen atau 10 poin ke level Rp 1.510 per lembar saham. Sebelumnya, saham ROTI dibuka flat dari penutupan kemarin di level Rp 1.520. Saham sempat turun di level terendah sebesar 1,31 persen atau 20 poin di harga Rp 1.500. Adapun harga saham mencapai level tertingginya di posisi Rp 1.525. Saham ROTI hingga sesi I perdagangan melibatkan transaksi 40,4 ribu lembar saham dengan nilai transaksi Rp 60,93 juta dan diperdagangkan sebanyak 93 kali.

Aksi Jumat (2/12) pekan lalu, menimbulkan banyak simpati dengan banyaknya makanan dan minuman gratis yang disediakan banyak pihak untuk massa aksi. Nah, salah satunya yang menjadi viral adalah foto gerobak Sari Roti, yang tertulis dibagi gratis di tempat aksi.

Namun, rupanya foto tersebut mengusik perusahaan  di bawah bendera Salim Grup itu. Perusahaan yang Presiden Komisarisnya Benny Setiawan Santoso, yang juga Direktur Eksekutif PT.Salim Grup, membantah telah ikut dalam aksi 212 tersebut. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk memberikan bantahannya melalui website resmi Sari Roti, www.sariroti.com, tentang adanya penjual perorangan merek roti mereka (Sari Roti) yang melakukan aksi bagi-bagi roti gratis dalam aksi superdamai 212 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat.

Sebelumnya Sari Roti sempat menjadi trending topic urutan pertama di Twitter karena saat itu banyak pedagang Sari Roti berjejer dan menempelkan label “gratis” di gerobaknya dan membagikan roti yang mereka jual tanpa meminta uang penjualan. Namun pihak Sari Roti, yang pabriknya berada di Cikarang, Pasuruan dan beberapa kotalainnya, kemudian membantah mendukung aksi damai tersebut dan menyatakan itu bukan dari mereka sebagai produsen.

sariroti2
Inilah isi keterangan resmi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dalam web resminya.

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai adanya pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle) pada aksi superdamai 212, dengan ini kami sampaikan bahwa:

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk selaku produsen produk Sari Roti memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas terlaksananya aksi superdamai 212 yang berjalan dengan lancar dan tertib pada tanggal 2 Desember 2016.

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk senantiasa berkomitmen menjaga nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika dengan senantiasa berusaha menjadi perusahaan kebanggaan Indonesia.









loading...

Dengan tidak mengurangi apresiasi kami atas aksi superdamai kemarin, dengan ini kami sampaikan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tidak terlibat dalam semua kegiatan politik. Kemunculan informasi mengenai pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle) merupakan kejadian yang berada di luar kebijakan dan tanpa seizin PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dengan ini PT Nippon Indosari Corpindo Tbk menyampaikan bahwa:

Produk Sari Roti tersebut adalah produk yang dibeli oleh salah seorang konsumen melalui salah satu agen yang berlokasi di Jakarta.

Pihak pembeli meminta agar produk tersebut dapat diantarkan ke area pintu masuk Monas dan dipasangkan tulisan “gratis” tanpa pengetahuan dan perizinan pihak PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.

Demikian informasi ini kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di berbagai pihak. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk berkomitmen selalu menjaga nasionalisme, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika, serta tidak terlibat dalam semua aktivitas kegiatan politik.

taipan412

Bantahan itu menimbulkan kecurigaan, siapa yang menekan pihak Nippon? Apa karena solidaritas pimpinan pemilik Sari Roti, terhadap para konglomerat yang mendukung aksi 412, dua hari setelah aksi 212. Aksi 412 itu terhitung gagal total. Dalam aksi yang memanfaat car free day (CFD) Jakarta itu bendera tiga partai politik bertebaran. Padahal ada ketentuan CFD tak boleh digunakan untuk kepentingan politik. Belum lagi soal pengunjuk rasa bayaran, rusaknya taman-taman kota, kencing sembarangan dan konglomerat di atas panggung yang bergaya dengan V, lambang angka 2, nomor urut yang digunakan pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI.

Baca Juga:

Sari Roti Tidak Terlibat Aksi Bela Islam 212, Berikut Siaran Persnya

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top