Loading...
Politik

Gagal Jadi Ketua MPR, Begini Reaksi Ahmad Muzani

kabarin.co – Jakarta, Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani memilih tak banyak bicara saat menanggapi tak adanya dukungan dari partai mantan koalisi Gerindra, yakni PKS, Demokrat, dan PAN dalam pemilihan Ketua MPR. Muzani tampak tak mau memperpanjang masalah pencalonan Ketua MPR usai sidang paripurna selesai dihelat pada Kamis petang, 4 Oktober 2019.

“Ya no comment lah,” kata Muzani di kompleks gedung Parlemen, Senayan. Muzani sebelumnya melirik kursi MPR 1 dan menantang rivalnya, politikus Partai Glokar, yakni Bambang Soesatyo.

Gagal Jadi Ketua MPR, Begini Reaksi Ahmad Muzani

Dalam proses pencalona Ketua MPR, Muzani hanya didukung fraksi tunggal, yaitu Fraksi Partai Gerindra. Sedangkan Bambang diusung delapan fraksi, termasuk fraksi dari mantan koalisi Gerindra. Di antaranya PKS, Demokrat, dan PAN. Tak hanya itu, Bambang memperoleh dukungan kuat dari DPD.

Tak ayal posisi ini mendesak Muzani mundur dari pencalonan lantaran suaranya lemah. Tapi, hingga hari H sidang paripurna ketiga MPR digelar, politikus dari Dapil I Lampung itu masih berkukuh menantang Bambang.

Ketua Umum Partai Gerindra Parbowo Subianto juga menginginkan Muzani maju terus. Prabowo bahkan melobi Megawati untuk menyerahkan kursi Ketua MPR kepada Partai Gerindra. Dalam dialog itu, Megawati sejatinya menyetujui pembagian yang diinginkan Prabowo.

Tapi Megawati memandang situasi saat itu kadung sulit karena mayoritas fraksi sudah solid mengusung Bambang. “Bu Megawati terus terang agak sulit untuk menolak (permintaan Prabowo). Tapi ini proses sudah berlangsung. Karena itu, Bu Megawati memohon pengertian Pak Prabowo agar bisa menerima dengan baik,” ucap Muzani.

Megawati tak memaksa Prabowo mencabut Muzani. Ia menyerahkan keputusan kepada Gerindra. Seusai berkomunikasi dengan Megawati, Prabowo memanggil Muzani. Dalam pertemuan dengan Prabowo itu, Muzani mengaku berbincang dengan Ketua Umum Partai PAN Zulkifki Hasan dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tentang kondisi peta pemilihan Ketua MPR. Ia mengatakan PAN telah sepakat mengusung Bambang.

Prabowo akhirnya meminta Muzani mundur dan mendukung Bambang secara aklamasi di detik-detik terakhir sidang paripurna. Muzani menuturkan Prabowo menganggap keputusan ini memiliki tujuan khusus. “Beliau harapkan ada hal-hal lain yang lebih strategis yang akan kami capai nanti.”

Bambang Soesatyo  terpilih sebagai Ketua MPR periode 2019-2024 secara aklamasi. Ia memiliki sembilan wakil. Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Muzani dari Fraksi Gerindra, Lestari Moerdijat dari Fraksi Nasdem, Jazilul Fawaid dari Fraksi PKB, Syarif Hasan dari Fraksi Partai Demokrat, dan Hidayat Nur Wahid dari Fraksi PKS. Kemudian, Zulkifli Hasan dari PAN, Arsul Sani dari Fraksi PPP, dan Fadel Muhammad dari DPD. (epr/tem)

Baca Juga:

Gerindra Ngotot Ingin Ahmad Muzani Jadi Ketua MPR

Ahmad Muzani Harap Bambang Soesatyo Mengalah Soal Kursi Ketua MPR

Bambang Soesatyo Resmi Jadi Ketua MPR Periode 2019-2024

Loading...

Terpopuler


To Top