Loading...
Agribisnis

Gagal 2021, Sumbar Tak Jera Pasang Target Produksi Padi 1,5 Juta Ton Tahun 2022

Wagub Sumbar, Audy Joinaldy panen raya di Pesisir Selatan, Kamis (20/1). (Kabarin/Diskominfotik)

Kabarin.co, Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kembali memasang target produksi padi 1,5 juta ton pada tahun 2022.

Target yang dipasang ini sama persis dengan target 2021 lalu, tapi hasilnya hanya berkisar sekitar 1,3 juta ton lebih, atau capaian tak sesuai target.

Menurut Wagub Sumbar, Audy Joinaldy, target 1,5 juta ton dikarenakan Sumbar masuk salah satu 17 provinsi penyangga padi nasional, atau swasembada pangan berkelanjutan.

“Sumbar ditargetkan untuk dapat memproduksi 1.542.893 ton pada tahun 2022,” sebut Audy, di Pesisir Selatan, Kamis (20/1).

Pernyataan itu disampaikan Audy saat panen raya bersama KUB Gerakan Pemuda Batang Tarusan dan Pondok Pesantren Iqra di Barung-Barung Balantai, Pesisir Selatan.

Baca Juga  Katanya Mau Turun? Protes Pedagang Pasar

Dikatakan Audy, untuk mencapai target ini, pemerintah daerah bersama kelompok tani akan terus berupaya mendorong produksi pertanian secara optimal.

Adapun upaya yang akan dilakukan, di antaranya melalui perbaikan jaringan irigasi, pembuatan embung, mencetak sawah baru, dan berbagai upaya lainnya.

“Dengan begitu, kita berharap dapat meningkatkan luas tambah tanam, serta berdampak pada peningkatan produksi padi di Sumbar,” jelasnya.

Selain itu, tuturnya, pemerintah pusat juga membantu petani dengan berbagai jenis peralatan dan mesin pertanian, baik pratanam, panen, dan pascapanen.

Baca Juga  10 Jenis Kurma Paling Terkenal dan Terbaik di Dunia

“Tujuannya untuk mempercepat proses pengelolaan tanah dan pascapanen, serta antisipasi berkurangnya tenaga kerja di lapangan,” katanya.

Dia berpendapat, upaya peningkatan produktivitas pertanian, dengan cara penggunaan pupuk berimbang sesuai rekomendasi dan penggunaan benih bermutu di tingkat petani.

“Penerapan teknologi pertanian tepat guna sesuai lokasi juga harus diperhatikan,” saran Audy.

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengungkapkan, pihaknya juga telah memetakan setidaknya 28 ribu hektar lahan tidur untuk bidang pertanian.

“Sejauh ini ada kurang lebih 28 ribu hektar lahan yang bisa dimanfaatkan untuk ikut mendorong produksi pertanian,” ucap Rusma saat mendampingi Wagub Sumbar itu.

Baca Juga  RUU Pertembakauan Harus Lindungi Kedaulatan Petani

Sebelumnya, Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Syafrizal pernah menyatakan, pada tahun 2020 produksi hanya 1.395.000 ton, atau tak mencapai target 1,4 juta ton.

Kemudian, pada tahun 2021 Pemprov Sumbar juga optimis bisa produksi padi 1,5 juta ton. Namun hasil yang dicapai tidak 100 persen, hanya berkisar 1,3 juta ton lebih.

Sementara, data dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi di Sumbar pada tahun 2020 hanya 1.387.269,96 ton, dan pada tahun 2021 hanya 1.361.769,15 ton. (*)

Loading...

Terpopuler


To Top