Loading...
KabarSport

Evan Dimas tak Sabar Ingin Main Bersama Andik Vermansah di Timnas

Evan Dimas dan Andik Vermansah, dua pesepakbola asa Surabaya beda generasi. (foto: Inilah.com)

Kabarin.co – Gelandang Bhayangkara Surabaya United Evan Dimas berharap bisa main bersama idolanya, Andik Vermansah, di timnas Indonesia saat menjalani pertandingan uji coba melawan Malaysia, 6 Sepetember nandi di Stadion Manahan Solo.

Evan mengaku tidak sabar ingin bertemu dengan Andik, sosok yang dia anggap sebagai inspirasi dari Kota Surabaya. Evan mengatakan, ia hanya bermain sebentar saja di Persebaya bersama Andik. Maklum, statusnya dulu adalah pemain muda yang cukup mentah, dan sulit mendapatkan posisi starting XI.

Baca Juga  Hengki Ardiles, Bukti dari Sang Veteran yang Belum Merasa Lelah

“Saya senang bisa bertemu dengan dia, karena dia adalah pemain yang bagus. Kami sudah lama tidak bermain bersama, karena dulu hanya bisa melihat Andik dan bermain sebentar di sesi latihan waktu membela Persebaya. Tapi itu tidak lama, karena kemudian saya ada persiapan untuk timnas U-19,” tutur Evan.

Pemain yang pernah menimba ilmu di Spanyol itu menambahkan, duel melawan Malaysia merupakan kesempatan bagus bagi timnas senior untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala AFF 2016.

Baca Juga  Mourinho Juga Inginkan Alvaro Morata

“Melawan Malaysia tentu saja akan menjadi persiapan yang bagus untuk ke AFF. Tidak ada rasa canggung. Tapi pemain timnas saat ini sudah lama tidak bermain, sehingga harus bekerja lebih keras untuk melawan kematangan pemain Malaysia supaya masyarakat Indonesia percaya timnas Indonesia masih bisa diandalkan,” terangnya.

“Kekuatan Malaysia saya sendiri tidak tahu secara detail. Yang saya tahu, mereka lebih maju sepakbolanya untuk saat ini.”

“Soal [Piala] AFF, saya sih belum memikirkan lawan di grup nanti, karena di sana ada Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina. Sedangkan Indonesia baru memulai, dan saya selalu yakin bisa.”

Baca Juga  Djanur Bersyukur Timnya Bisa Meraih Kemenangan Tipis dari Persela Lamongan

Evan menyatakan, ia tidak pernah menganggap ada pemain junior dan senior di dalam timnas, karena pemain merupakan pilihan pelatih.

“Sama saja tidak ada senior dan junior, dan timnas ini adalah timnas Indonesia, bukan timnas senior, atau junior. Jadi setiap diri dari pemain itu akan berusaha keras, dan bekerja maksimal,” tutupnya.(goal)

Loading...

Terpopuler

To Top