Loading...
Nasional

Emirsyah Dijerat Korupsi, KPK Gunakan Data Luar Negeri

kabarin.co –Komisi Pemberantasan Korupsi akan menggunakan data hasil investigasi Serious Fraud Office, sebagai pelengkap bukti kasus dugaan suap pembelian mesin pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia.

Pada perkara itu, penyidik KPK telah menjerat dua tersangka, yakni mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsya satar, dan Soetikno Soerdarjo selaku Beneficial Owner Cannaught Internasinal Pte Ltd.

Baca Juga  Penggunaan NOPR Dalam Latihan Armada Jaya 2016

“Kami tidak punya kewenangan untuk memeriksa pihak Rolls-Royce di Inggris. Karena itu, kami serahkan kepada SFO,” kata Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan?, Jumat 20 Januari 2017.

Untuk diketahui, SFO adalah lembaga independen yang diberi wewenang oleh pemerintah Inggris untuk melakukan investigasi dan penuntutan terhadap pelanggaran serius dan korupsi.

Baca Juga  Kapal Perang Australia, HMAS Perth Kunjungi Jakarta

Menurut Laode, informasi yang didapat SFO akan dibuat sesuai dengan kepentingan penyidikan KPK. Terlebih, hasil investigasi SFO merupakan pemeriksaan formal dan resmi.

Laode mengatakan, pada pekan lalu, KPK sudah melakukan pertemuan dengan pihak SFO dan lembaga antikorupsi di Singapura, yakni Corrupt Practices Investigation Bureau.

Seperti diketahui, Emirsyah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pembelian mesin dari Rolls-Royce untuk pesawat Airbus A330. (msi/viv)

Baca Juga  Rizal Ramli: Ibu Susi Pudjiastuti itu Angelina Jolie-nya Indonesia

Baca Juga; 

Ahok : Jika Saya Gagal, Ada Yang Sudah Nawarin Gaji 250 Juta per Bulan

MUI Senang Jika Istibsyaroh Mundur

Dino Patti Djalal: Trump, Janganlah Engkau Takabur

Loading...

Terpopuler


To Top