Loading...
Metro

Edan, Pasutri Ini Ajak Anaknya untuk Ikut Berhubungan Intim Threesome



kabarin.co – Jakarta, Pasangan suami istri bernama Rahmat Taufik (43) dan Mirra (39) ditangkap polisi karena melakukan kejahatan seksual terhadap anak KN (17) di rumahnya, Jalan Tan Malaka, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya menuturkan, pelakukan melakukan perbuatan bejatnya sejak Oktober 2018 hingga Januari 2019 kemarin. Sudah lebih dari dua kali pelaku melakukan aksi bejatnya itu pada korban.

Edan, Pasutri Ini Ajak Anaknya untuk Ikut Berhubungan Intim Threesome

“Korban ini anak kandung dari si Mirra ini yang telah cerai sama ayah kandung korban, sejak 8 tahun lalu. Dia menikah lagi dengan Rahmat ini sudah tiga tahunan,” ujarnya pada wartawan, Kamis (7/2/2019).

Andi menjelaskan, ide fantasi seks bertiga bermula saat Rahmat mengajak istrinya untuk melakukan hubungan seks threesome. Namun M mengajak malah KN untuk melakukan hal tersebut.

“Saat itu, korban diimingi bakal diberika uang Rp200 ribu dan akan dibelikan handphone oleh ayah tirinya,” tuturnya.

Korban, paparnya, menolak perbuatan bejat tersebut, hanya saja ibundanya malah memaksanya. Alhasil, saat ibu korban tengah berada di kamar mandi, korban disuruh masuk ke dalam kamar mandi.

Disitu, ungkapnya, korban ditelanjangi dan tak lama, Rahmat pun datang dan melakukan perbuatan bejatnya tersebut. Selesai itu, korban diancam untuk tidak menceritakan perbuatan yang dialaminya itu pada siapapun.

“Di waktu berbeda, korban kembali disetubuhi oleh pelaku dihadapan ibunya, tapi ibunya hanya diam saja. Bahkan, sempat juga korban disetubuhi di hadapan anaknya (adik korban),” terangnya

Ditambahnya, setelah beberapa waktu lamanya, korban pun mengadu pada ayah kandungnya, SI hingga akhirnya dilaporkan ke polisi. Baru pada 30 Januari 2019 kemarin, polisi menangkap kedua tersangka itu dikediamannya.

Kini, pelaku Rahmat yang berprofesi sebagai satpam dan Mirra yang sebagai ibu rumah tangga itu dijerat pasal 76 huruf D Juncto pasal 81 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.









loading...

Kami bersama UPT Pemberdayaan Perempuan dan Anak juga melakukan bimbingan konseling pada anak untuk memulihkan trauma ataupun hal yang berdampak negatif pada pertumbuhan anak. Sebab, korban ini sangat trauma atas kejadian itu dan malu,” katanya. (epr/sin)

Baca Juga:

Bermodal Uang Rp2 Ribu, Pria Ini Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri

Kejam! Seorang Ayah Mencabuli Anak Kandungnya Selama 6 Tahun

Pria 40 Tahun Asal Ambon Cabuli Anak Kandungnya Selama Satu Tahun

Bejat! Diberi Obat Bius, Seorang Ayah Cabuli 2 Anak Kandungnya

Artikel menarik lainnya untuk anda

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top