Loading...
Politik

Duet SBY-Prabowo Menantang Megawati di Pilgub DKI, Siapa yang Menang?

Keputusan PDI-Perjuangan mengangkat Basuki Tjahja Purnama alias AHok menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, bersama Partai Golkar, NasDem dan Hanura, berbuah positif.



kabarin.co – Keputusan PDI-Perjuangan mengangkat Basuki Tjahja Purnama alias AHok menjadi calon Gubernur DKI Jakarta, bersama Partai Golkar, NasDem dan Hanura, berbuah positif. Partai-partai yang selama ini menentang AHok langsung kompak. Selama ini AHok dianggap, sosok yang merendahkan keberadaan partai politik, saat didukung #TemanAHok.

Peran Megawati yang begitu besar dalam menentukan pasangan AHok-Djarot (AnDjrot), seperti dinyatakan ketua PDI-P itu sendiri, “penentuan AHok hak prerogatif saya.” Membuat Susilo Bambang Yudhono (SBY) dan Prabowo turun tangan.

Malam ini semua Ketua Partai yang tak mendukung AHok berkumpul di kediaman SBY di Cikeas. Mereka menentukan calon pasangan Gubernur untuk DKI Jakarta, dengan membentuk koalisi poros alternatif. SBY seperti diketahui adalah rival Megawati, selama dua kali pemilihan presiden, Megawati selalu kalah melawan SBY. Sedangkan Prabowo yang pernah dekat dan berpasangan dengan Megawati dalam Pilpres 2004, adalah orang yang membawa AHok ke DKI Jakarta berdampingan dengan Jokowi.

Dalam rapat malam ini di Cikeas, masih menentukan apakah calon  yang diusung di DKI Jakarta, Anies Baswedan – Sandiaga Salahudin Uno atau Yusril Ihza Mahendra – Sandiaga Uno. Penentuan calon Gubernur DKI malam ini di Cikeas, bakal membuktikan pertarungan kembali Megawati vs SBY. Kekuatan SBY bertambah kuat bergabungnya Prabowo. Siapa yang bakal keok? Saatnya Fight Back. (indonesiapolicy – AT)

Baca Juga:

Anak Ali Sadikin vs Anak Sukarno : Gara-gara Ahok

Ini tanggapan Dari Prabowo Mengenai Anies Baswedan yang Akan Jadi Pendamping Sandiaga di Pilgub DKI 2017

Sandiaga Uno Lega Koalisi Kekeluargaan Gelar Rapat di Cikeas

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top