Loading...
Nasional

Dituding Makar, Kivlan Zein: Senang Karena Ini Soal Politik

Kivlan Zein mengaku hanya diundang oleh penyidik ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun, dia menampik terlibat dengan aksi yang berkaitan dengan makar.

Kivlan Zein

kabarin.co, JAKARTA-Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Krist Ibnu menuturkan kronologis penangkapan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein oleh polisi. Kivlan ditangkap di rumahnya Perumahan Gading Griya Lestari, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2016) pagi.

Menurut Krist, polisi yang menangkap Kivlan tidak memiliki atau membawa surat perintah penangkapan. “Polisi hanya menunjukkan surat tugas dan surat penggeledahan,” kata Krist Ibnu usai Kivlan di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat malam.

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), kata Krist, akan menjadi kuasa hukum 10 tokoh yang ditangkap dan kini telah ditetapka tersangka dalam kasus dugaan makar.

Menurut Krist, meski penyidik tidak menunjukkan surat perintah penangkapan namun Kivlan Zen bersikap koperatif dan mensilahkan penyidik menggeledah rumahnya.

Kivlan: Saya hanya diundang Kepolisian
Mayjend (Purn) TNI Kivlan Zein mengaku hanya diundang oleh penyidik ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun, dia menampik terlibat dengan aksi yang berkaitan dengan makar.

“Saya enggak dicekal, paspor enggak diambil. Saya datang ke sini diundang,” kata Kivlan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (3/12/2016).

Kivlan menyebut tidak hadir pada kegiatan 1 Desember itu. Jenderal bintang dua itu mengatakan pemeriksaan berlangsung cair.

“Saya tanggal 1 Desember enggak di acara hotel itu. Saya ada rapat di FPI tentang pengamanan. Kalau ditangkap saya diborgrol. Kita ketawa-ketiwi di sana,” jelas dia.

Ketika ditanya tanggapan terkait penangkapannya, Kivlan mengaku senang. Pasalnya dia tidak terlibat narkoba atau pencurian.

“Senang. Karena ini politik. Kalau tersangka curi ayam, narkoba, sedih saya. Kalau politik harus bangga karena untuk kepentingan bangsa, perubahan dan keadilan,” kata dia.

Lantas apakah ada upaya untuk menuntut penyidik kepolisian?

“Enggak ada. Saya juga dulu pernah kaya gini terhadap orang lain. Sadar juga. Ini untuk kepentingan kemanan negara. Aparat harus mementingkan kemanan,” tegasnya. (mfs)

Baca juga:

7 Aktivis Dipulangkan, Sri Bintang Pamungkas dan 2 Lainnya Masih Ditahan Polisi

Soal Penangkapan 8 Tokoh Masyarakat, Polisi akan Jelaskan Lebih Detil

 

Loading...

Terpopuler


To Top