Loading...
Futsal

Ditahan DKI Jakarta 3-3, Kemenangan Tim Futsal Sumbar Buyar Saat Laga Tersisa 47 Detik

Tim Futsal Sumbar saat jelang laga melawan DKI Jakarta, di PON XIX yang berlangsung Jumat (16/9) di GOR Jatinangor (foto: ist)

Kabarin.co  – Tim Futsal Sumatra Barat ditahan oleh DKI Jakarta 3-3, dalam pertandingan Grup A Cabang futsal Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, Jumat (16/9) malam di GOR ITB Jatinangor, Sumedang.

Hasil imbang ini terasa menyesakan bagi Sumbar, karena sudah unggul 3-2 sampai detik-detik terakhir pertandingan. Saat pertandingan tersisa 47 lagi, DKI Jakarta yang merupakan salah satu favorit juara berhasil mencuri gol penyama, dan menyelamatkan mereka dari kekelahan.

Sementara bagi Sumbar, kemenangan yang sudah di depan mata, harus buyar di beberapa detik terakhir dan harus puas meraih satu angka.

Pertandingan Sumbar vs DKI berjalan dengan tempo cepat. Baru menit pertama Sumbar langsung membuat kaget DKI, ketika tendangan M. Sanjaya menerpa mistar.

Tak hanya sekali, berselang satu menit lagi-lagi tendangan pemain muda Sumbar yang baru berusia 17 tahun itu menghantam mistar gawang DKI yang dijaga M. Yusuf. Dua kali DKI diselamatkan tiang gawang, saat laga baru dua menit.

Namun, justru DKI yang lebih dulu unggul menit ke-4, ketika tendangan sudut Rommel Jonathan membentur pemain Sumbar, Afis Yunanda dan bola berbelok masuk ke gawang Sumbar.

Kebobolan , Sumbar tak lantas down seperti saat melawan Jatim di laga pertama. Hasilnya, Irfan Nelson berhasil samakan kedudukan pada menit ke-14. Namun gol itu tak berlangsung lama, pada menit ke-16, kapten DKI, Farhan Rizki berhasil lepaskan sepakan mendatar ke sudut gawang Lisanul Sidqi dan buat DKI unggul. Babak pertama berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan DKI atas Sumbar.

Dibabak kedua, tempo permainan tetap tinggi, dan Sumbar kembali bangkit menyamakan skor 2-2, lagi-lagi melalui Irfan Nelson menit ke-25. Bahkan, M. Sanjaya mampu membawa Sumbar berbalik unggul pada menit ke-30, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal di halau Yusuf.

Usaha DKI untuk mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil, karena Sumbar menerapkan pertahanan yang solid dan sulit ditembus DKI. Pertahanan Sumbar baru jebol ketika laga tinggal 47 detik lagi. Kemelut di depan gawang Sumbar, berhasil dimanfaatkan Wahyu Aditya untuk menyamakan skor jadi 3-3, dan selamatlah DKI dari kekalahan.

58

Pelatih tim Sumbar, Ronny Doang mengatakan, secara umum penampilan Sumbar meningkat di laga ini. Motivasi tinggi, disiplin, dan fokus pada pertandingan lebih terlihat.

“Itulah futsal, kita sudah hampir menang tapi bobol di detik-detik terakhir. Tapi positifnya, hasil ini mudah-mudahan membuat anak-anak semakin termotivasi menghadapi laga berikutnya.”ujar Ronny.

Sedangkan asisten pelatih Yudhi Fatra menambahkan, para pemain sudah bekerja keras dan bermain semaksimal mungkin. “Mereka telah menunjukan daya juang yang tinggi. Hanya saja hasil akhir belum berpihak pada kita, karena soal hasil akhir adalah urusan Allah SWT.”tutupnya.

Sementara hasil pertandingan lain pada hari kedua cabang futsal, Jumat (16/9) di Grup A: Sumatra Utara 2-3 Kalimantan Timur, Sumatra Barat 3-3 DKI Jakarta. Sedangkan di Grup B: Kalimantan Selatan 2-2 Maluku Utara, Jawa Barat 4-0 Papua Barat.(RMO)

Klasemen grup A
1. Kalimantan Timur 2 2 0 0 7-3 6
2. DKI Jakarta 2 1 1 0 7-4 4
3. Jawa Timur 1 1 0 0 6-1 3
4. Sumatra Barat 2 0 1 1 4-9 1
5. Kalimantan Barat 1 0 0 1 1-4 0
6. Sumatra Utara 2 0 0 2 3-7 0

Loading...

Terpopuler


To Top