Loading...
KabarUtama

Disebut dalam Dakwaan Kasus Korupsi e-KTP, Marzuki Alie Laporkan Terdakwa ke Bareskrim Polri

kabarin.co – Jakarta, Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, melaporkan tiga orang ke Bareskrim Polri terkait penyebutan namanya dalam dakwaan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasisi elektronik (e-KTP).

Dua dari tiga orang tersebut merupakan terdakwa dalam kasus e-KTP, mantan  Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Irman.

Baca Juga  Jelang Hadapi Putusan Sela, Kuasa Hukum Ahok: Enggak Ada Persiapan Khusus

“Iya, termasuk dua terdakwa,” ujar Marzuki, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Sementara untuk satu terlapor yakni, Andi Agustinus alias Andi Narogong, pengusaha yang ditunjuk langsung untuk menjadi perusahaan pemenang lelang dalam proyek e-KTP.

Marzuki secara tegas membantah telah menerima uang dari Andi ataupun mengenalnya.

“Kenal saja enggak. Bagaimana bentuk mukanya, bagaimana sosoknya. Saya baru tahu namanya kemarin,” kata Marzuki.

Baca Juga  Eksepsi Ahok, Jaringan '98: Ahok Megalomania Narsis Alay Lebay!

Marzuki menuturkan, proyek e-KTP ditangani oleh Komisi II DPR RI periode 2009-2014.

Komisi tersebut dibawahi oleh Wakil Ketua DPR.

“Jadi saya (sebagai Ketua DPR) enggak membawahi komisi sama sekali,” kata Marzuki.

Ia juga mengaku tak mengenal kedua terdakwa.

Selama penyidikan KPK, Marzuki mengaku tak pernah ada panggilan untuk pemeriksaan.

“Saya tidak pernah dipanggil KPK, dan saya pastikan itu tidak benar,” kata Marzuki.

Baca Juga  Diplomat Indonesia Terpilih sebagai Ketua Komite Utama PBB

Marzuki melaporkan ketiga orang itu atas dugaan melanggar Pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, dan Pasal 311 KUHP tentang Fitnah. (epr/kom)

Baca Juga:

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Ali, Diduga Terima Rp20 Miliar dari Proyek e-KTP

Daftar Nama Penerima Uang Korupsi Megaproyek E-KTP

Loading...

Terpopuler


To Top