Loading...
Kriminal

Dimas Kanjeng Ajukan Praperadilan

kabar.me

kabarin.co – Surabaya, Polda Jatim siap menghadapi praperadilan yang diajukan kuasa hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Neshawaty Arsyad. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan praperadilan merupakan hak tersangka. “Praperadilan diatur dalam undang-undang. Polda Jawa Timur selalu siap menghadapinya,” kata Argo, Jumat, 7 Oktober 2016.

Argo memastikan proses penangkapan hingga penetapan tersangka penipuan yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum kepada Taat Pribadi sudah berjalan sesuai prosedur. “Semuanya sudah berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.

Neshawaty Arsyad mempermasalahkan penetapan tersangka kliennya terkait dengan kasus pembunuhan dan penipuan oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur. “Insya Allah dalam waktu dekat kami ajukan praperadilan,” katanya saat dihubungi Tempo, Kamis malam, 6 Oktober 2016.

Namun Neshawaty enggan menjelaskan alasan pengajuan praperadilan. “Nanti saja kami jelaskan. Kami masih belum bisa menjelaskan lebih lanjut karena proses hukum masih terus berjalan,” kata Neshawaty.

Menurut Nesha, penangkapan, penahanan, dan penggeledahan yang dilakukan polisi terhadap Taat Pribadi di padepokannya terlalu berlebihan. “Hanya berdasarkan keterangan enam saksi (pelapor), polisi langsung menetapkan klien kami sebagai tersangka,” ujarnya.

Nesha akan membuktikan di pengadilan bahwa Taat Pribadi tidak bersalah. “Walau begitu kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Baik kasus penipuan di kepolisian maupun kejaksaan (kasus pembunuhan),” katanya.

Dia menilai tuduhan penipuan yang dialamatkan kepada Taat Pribadi tidak berdasar karena pengikutnya rela menyetorkan uang. “Tidak ada unsur paksaan, apalagi penipuan. Jangan cepat menyimpulkan klien kami menipu,” ujarnya. (epr/tem)

Baca Juga:

Ternyata Bank Indonesia Sudah Kirim Tim untuk Cek Keaslian Uang Dimas Kanjeng, Ini Penjelasannya

Dody “Sultan” Bawa Lari Mahar Dimas Kanjeng

Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Pengikut Dimas Kanjeng, Polisi Temukan Benda-benda Aneh

 

Loading...

Terpopuler

To Top