Loading...
Nasional

Diduga Langgar Hak Cipta Gojek dan Nadiem Makarim Digugat Rp24,9 Triliun

Pendiri Gojek, Nadiek Makarim bersama bebarapa awak Gojek. (Kabarin/Istimewa)

Kabarin.co, Jakarta – PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek), termasuk Nadiem Makarim digugat 24 Triliun atas dugaan langgar hak cipta.

Gojek digugat Hasan Azhari alias Arkan Chasan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN-Jakpus), dengan nomor 0erkara 86/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst.

Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus, Selasa (4/1), gugatan terdaftar 31 Desember 2021 itu, dengan meminta hakim mengabulkan semua gugatan penggugat.

Baca Juga  Kubu Setya Novanto Bakal Beberkan Peran Ganjar Pranowo, Yasonna dan Olly di Korupsi e-KTP

Dalam petitum, penggugat meminta hakim menyatakan Gojek (tergugat I) dan Nadiem Makarim (tergugat II) melanggar hak cipta, dan diminta tanggung renteng kepada penggugat.

Nilainya bahkan tak main-main, tanggung renteng ganti rugi sebesar Rp10 miliar. Gojek dan Nadiem Makarim juga diminta membayar royalti ke penggugat Rp24,9 triliun.

“Putusan ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun TERGUGAT mengajukan perlawanan atau kasasi (uitvoerbaar bij voorad),” tertulis dalam petitum dari penggugat.

Baca Juga  Inilah "Foto Mesra" 7 Pasangan Suami Istri Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi

Selain itu, penggugat juga meminta hakim menghukum Gojek dan Nadiem membayar biaya perkara. Direncanakan sidang yang pertama pada Kamis, 13 Januari 2022 nanti.

Sementara Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita mengaku bahwa pihaknya baru mengetahui hal itu, dan belum menerima surat pemberitahuan secara resmi.

“Kami baru saja mengetahui hal tersebut, namun yang dapat kami sampaikan bahwa Gojek sebagai entitas anak bangsa selalu memenuhi peraturan yang berlaku di Indonesia,” tegasnya. (*)

Loading...

Terpopuler


To Top