Loading...
Internasional

Dideportasi Mantan Kementerian Keuangan Indonesia Gabung ISIS




kabarin.co – Mantan Pejabat Kementerian Keuangan Indonesia dan keluarga dikeluarkan (deportasi) dari Turki karena menyeberang ke Suriah untuk gabung dengan ISIS.

menurut pejabat senior Indonesia, pemulangan tersebut dilakukan empat hari setelah 17 warga Indonesia ingin gabung dengan Isis di Suriah. Mereka dideportasi dari Turki.

Eks/mantan pejabat tersebut tidak ditulis namanya, bersama istri dan tiga anaknya, diperkirakan berusia sampai 12 tahun. Sampai di Bali, Selasa lalu. Mereka terbang dari Istanbul Turki dengan Emirates Airlines. Polisi Indonesia menahan keluarga tersebut.

Pejabat Senior Indonesia bilang laki-laki itu mempunyai jabatan di Kementerian Keuangan, dia lulus di sekolah dan kampus unggulan dan raih gelar Magister Kebijakan Publik dari Flinders University di Kota Adelaide, Australia.

“Dia memiliki kehidupan mapan di Indonesia…memiliki pekerjaan bagus, secara ekonomi stabil,” katanya kepada Channel News Asia.

Sumber yang sama menyatakan lelaku tersebut jual rumah sebagai bekal untuk berangkat ke Suriah bersama keluarga, dia beralasan ingin hidup dengan khilafah Islamiyah.

Keluarga tersebut tinggalkan Indonesia, pada tanggal 15 Agustus 2016. Mereka ke Tahiland untuk hindari rasa curiga terhadpa aparat. Tiga hari setelahnya mereka ke Istanbul.

Saat berada di Istanbul, mereka dijemput pria Indonesia, berinisial I, mereka membawa ke rumah aman, mereka menetap di Istanbul dengan berpindah-pindah.

Sumber keamanan tersebut mereka ditangkap di Turki 16 Januari. Kemudian dibawa ke Polisi setempat.

“Mereka sempat ditahan sepekan sebelum dideportasi,” ujarnya.








loading...

Pejabat kontraterorisme di Indonesia perkirakan 700-1.000 orang ada di Suriah.  (nap/alba)

Baca Juga:

Menteri Keuangan dan Perikanan Rilis Barang Sitaan Bea Cukai di Priok

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Mendesain Belanja Negara Sebesar Rp 2.070,5 Triliun

Kementerian Keuangan Terbang ke AS Untuk Kejar Pajak Google

 

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top