Loading...
Nasional

Dianggap Lakukan Ujaran Kebencian, Habib Rizieq Syihab Dilaporkan ke Polda Bali

kabarin.co – Denpasar, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dilaporkan oleh sejumlah pengacara dan tokoh masyarkat di Polda Bali terkait dengan ujaran kebencian.

“Kami dari Advokat Merah Putih melaporkan saudara Habib Rizieq atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian yang diatur dalam Pasal 156 KUHP,” kata Tedy Raharjo di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Kamis (8/6/2017). Pelaporan tercatat dalam surat bernomor TBL/248/IV/2017.

Dianggap Lakukan Ujaran Kebencian, Habib Rizieq Syihab Dilaporkan ke Polda Bali

Tedy datang bersama Patriot Garuda Nusantara (PGN) dan Yayasan Sandhi Murti saat melaporkan Habib Rizieq di Mapolda Bali. Ia menilai, Habib Rizieq menyampaikan pernyataan yang mengancam keselamatan umat Hindu di Indonesia melalui sebuah acara di Petamburan, Jakarta Selatan, beberapa tahun lalu.

Baca Juga  Konfederasi Serikat Pekerja: Dua "Catatan Hitam" Tito Karnavian

Pidato Habib Rizieq dalam acara itu direkam video dan diposting ke Youtube dengan judul ‘Sikap Imam Besar FPI Terhadap ISIS’. Video itu menjadi barang bukti pelaporan oleh Tedy dan kawan-kawan.

“Video diunggah di Youtube pada 17 Agustus 2014 berdurasi sekira 25 menit dengan judul ‘Sikap Imam Besar FPi Terhadap ISIS’. Yang bersangkutan ngomongnya dihadapan FPi di Petamburan dan pernyataannya bersifat provokasi sehingga kita laporkan,” ujar Tedy.

Ujaran yang disampaikan Habib Rizieq tersebut pada menit ke-13, menit ke-14 dan menit ke-15. Habib Rizieq menyatakan akan mengumpulkan orang-orang Bali di luar Pulau Dewata untuk dikembalikan ke Bali.

Kemudian Habib Rizieq menyatakan akan menghancurkan kuil-kuil umat Hindu di Bali. Ia juga menyatakan akan mendatangkan umat Islam dari luar ke Bali untuk menghancurkan kuil-kuil di Bali.

Baca Juga  Gempa 6,2 SR Kembali Guncang Lombok

“Hal ini yang kita laporkan karena ada keberatan, umat Hindu terutama, merasa terancam, teraniaya, yang selama ini damai sekarang terancam seperti itu,” ucap Tedy.

Tapi saat ditelusuri, video yang dimaksud tidak ditemukan, kecuali yang berjudul ‘Sikap Imam Besar FPI Al-Habib Rizieq Syihab tentang ISIS’. Video ini berisi ujaran yang dilaporkan oleh Tedy dan kawan-kawannya.

Video itu diposting pada 5 Februari 2015 oleh akun Muhammad Irsyad. Belum diketahui apakah video tersebut yang dimaksud, namun video ini berdurasi 25 menit dan 52 detik.

“Kami sudah serahkan bukti dalam bentuk CD dengan durasi penuh tanpa editan, silakan nanti penyidik melakukan pengembangan (jika masuk UU ITE),” ujar Tedy.

Baca Juga  Ketua KPU Husni Kamil Manik Meninggal Dunia

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja membenarkan perihal pelaporan Habib Rizieq tersebut. Kasusnya ditangani oleh Direktorat Reskrimum Polda Bali.

“Iya betul, (laporan) terkait orasi HRS pada tanggal 17 Agustus 2014 tentang ujaran kebencian. (Laporan) Ditangani oleh Ditreskrimum Polda Bali,” kata Hengky dikutip dari detikcom. (epr/det)

Baca Juga:

Habib Rizieq Shibab Akan Tinggal Satu Tahun di Arab, ini Reaksi Polda

Gelar Sayembara, Pria Ini Janjikan Toyota Fortuner Bagi Orang yang Bisa Buktikan Kebenaran Chat Porno Habib Rizieq – Firza Husein

Habib Rizieq Shihab Jadi DPO Polda Metro Jaya

Polisi Resmi Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Habib Rizieq Shihab

Loading...

Terpopuler

To Top