Loading...
KabarUtama

Dharmasraya Banjir, BPBD Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Bantu Evakuasi Warga

Personel BPBD Dharmasraya berjibaku evakuasi seorang nenek korban banjir, Senin (13/12). (Kabarin/BPBD Dharmasraya)

Kabarin.co, Dharmasraya – Sebanyak 540 KK di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Hari.

Sehubungan bencana itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Sumbar) menginstruksikan, agar personel BPBD terdekat ikut memberikan bantuan dan pertolongan evakuasi.

“Maka diminta kepada kawan-kawan BPBD kota/kabupaten terdekat untuk merapat ke Dharmasraya,” imbau Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur, Senin (13/12).

Rumah warga Dharmasraya terendam banjir.

Dikatakan Rumainur, setidaknya BPBD terdekat mengirim satu tim evakuasi, dan peralatan evakuasi yang dibutuhkan untuk penyelamatan warga.

“Saat ini sudah datang bantuan 8 personel dari BPBD Sijunjung, lalu akan datang lagi personel Basarnas dari Solok Selatan,” jelasnya.

Baca Juga  Pesawat Hercules TNI AU yang Jatuh di Wamena Ternyata Merupakan Hibah dari Australia

Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Eldison, membenarkan bahwa bantuan personel BPBD Sijunjung sudah datang membantu evakuasi warga setempat.

“Baru anggota BPBD Sijunjung yang sudah datang. Kita masih fokus evakuasi, tapi bantuan sudah kita salurkan juga,” sebut Eldison.

Sebelumnya, sebut Eldison, sejumlah personel gabungan, baik BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan pihak terkait telah ke lokasi untuk evakuasi warga dan pendataan dampak banjir.

Menurut Eldison, banjir terjadi karena tingginya intensitas hujan pada Minggu, (12/12) sekitar pukul 18.00 WIB, sampai Senin (13/12) sekitar pukul 6.30 WIB, hingga air Sungai Batang Hari meluap.

Baca Juga  Diguyur Hujan, Seniman Mural Kuyup, Lomba Mural di Padang Bersambung

“Tidak ada korban jiwa. Kondisi terakhir, dua titik airnya masih naik, seperti di Nagari Bonjol. Cuma jumlah kerugian belum bisa kita ketahui,” terangnya.

Tim SAR sedang evakuasi warga banjir di Dharmasraya.

Sebeliknya, data sementara, lanjut Eldison, terdapat 540 KK yang terdampak. Ratusan KK itu warga di dua kecamatan, yakni Tiumang 205 KK,  dan Koto Besar sebanyak 335 KK.

Rinciannya, di Kecamatan Tiumang, tepatnya Nagari Tiumang, terdiri dari 130 KK di Jorong Bukit Harapan, 75 KK Jorong Harapan Jaya.

Baca Juga  Andre Rosiade Terima Penghargaan dari Komisi Informasi Sumbar

Lalu, Kecamatan Koto Besar, di Nagari Abai Siat, terdiri dari 13 jorong, yakni Jorong Abai Siat 28 KK, Jorong Baringin 24 KK, Jorong Ranah Pasar 12 KK, Jorong Ranah Baru 58 KK.

Kemudian, Jorong Bukit Aman 11 KK, Jorong Payo Malintang 4 KK, Jorong Sakato 4 KK, Jorong Rumah Nan Ampek 31 KK, Jorong Ulak Banjir 150 KK.

“Lalu Nagari Bonjol, di Jorong Pasir Mayang 137 KK, Jorong Koto Tuo 60 KK,” pungkas Eldison. (*)

Loading...

Terpopuler


To Top