Loading...
Politik

Demo Pink Ladies : Jokowi Main Mata Sama Ahok




kabarin.co – Ratusan ibu-ibu berpakaian merah muda (pink), yang menamakan diri Solidaritas Perempuan NKRI Senin (17/10/2016 )hari ini menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta. Mereka protes atas pemerintahan Jokowi-JK (Jusuf Kalla) saat ini. Menurut koordinator aksi, Savitri, Presiden Jokowi, yang Kamis pekan ini memasuki dua tahun pemerintahannya, melindungi koruptor semacam Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. “KPK dan Jokowi melindungi terduga koruptor semacam Ahok,”teriak Savitri lantang.

Menurut para perempuan demonstran, Jokowi menyebabkan penegakan hukum mandul. Pemerintah Jokowi menggunakan kekuasaannya melindungi Ahok, dalam beberapa kasus hukum. Antara lain, soal diskresi dan penerimaan uang  sekitar Rp 12  triliun dari izin reklamasi Teluk Jakarta, serta Rp 400 miliar yang menguap dari pembelian Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat. “Ahok bersama mafia tanah dan cukong-cukong pemodal masih menghirup udara bebas sampai sekarang,”ujar Savitri.

KPK, menurut Savitri, segendang sepenarian dengan Jokowi dalam melindungi Ahok. “Seolah hukum kita bisa dibarter dengan pembangunan dan menutup mata kerugian bangsa akibat reklamasi, korupsi dibiarkan merajalela,”katanya. Karena itu, saat aksi di komisi anti rasuah Indonesia, para perempuan demonstrans itu melemparkan  celana dalam dan bra ke muka papan nama gedung KPK. “Tak pantas komisioner yang punya wewenang luas, pengecut seperti ini,”ujar Savitri.

Usai dari gedung KPK, para pengunjuk rasa  yang di masyarakat dikenal sebagai demontrans Pink Ladies, melanjutkan aksinya  ke gedung DPR. Wakil Ketua DPR RI asal Partai Gerindra, Fadli Zon, menemui para demonstrans, bahkan sampai naik ke mobil komando pengunjuk rasa. Kepada Fadli Zon, ibu-ibu Pink Ladies, meminta kepada Fadli agar DPR memakzulkan Presiden Jokowi. “Jokowi dan JK selama dua tahun telah gagal memimpin negara ini,”kata Savitri.

Keluhan Savitri kepada Fadli Zon, Jokowi dan JK hanya fokus bagi-bagi kekuasaan kepada timses, relawannya dan balas budi kepada para cukong yang memodali saat kampanye pemilihan presiden lalu. “Keliatan Jokowi dan JK tidak fokus membangun bangsa dan membebaskan negara dari garis kemiskinan. Kami kecewa,”ujar Savitri. Karena itu kepada wakil ketua DPR itu, para demonstran, minta lembaga legislatif serius menindaklanjuti demo tersebut.

 

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top