Loading...
Politik

Dana Gratifikasi Zumi Zola Digunakan untuk Keluarga dan Partai



kabarin.co – Jakarta, Jaksa KPK merinci aliran dana gratifikasi yang diterima oleh Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Jaksa menyebutkan gratifikasi yang dari Rp 40 miliar tersebut mengalir ke banyak kegiatannya termasuk ke keluarga hingga partai politik.

Jaksa KPK, Rini Triningsih saat membacakan dakwaan mengungkapkan total gratifikasi yang diterima Zumi senilai Rp 40,44 miliar dan USD 177.300, serta satu unit mobil Alphard.

Dana Gratifikasi Zumi Zola Digunakan untuk Keluarga dan Partai

“Selaku gubernur telah melakukan atau ikut serta menerima gratifikasi,” ujar Rini dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis 23 Agustus 2018.

Rini menjelaskan, gratifikasi tersebut diterima Zumi Zola dari para rekanan terkait sejumlah imbalan komitmen proyek di pemerintahan Provinsi Jambi.

Kepentingan Keluarga

Dalam dakwaan jaksa KPK menyebutkan gratifikasi yang diterima Zumi dialirkan ke pemenangan adiknya, Zumi Laza dalam pencalonan dalam pemilihan walikota Jambi. Seperti pembiayaan publikasi berupa 10 lembar spanduk dengan nilai total Rp 70 juta.

Bukan cuma itu juga pernah menyuruh orang dekatnya mengirim uang senilai Rp 150 juta ke salah satu lembaga survei terkait hasil survei elektabilitas Zumi Laza yang akan maju dalam pemilihan Wali Kota Jambi

Sebelum itu, demi pencalonan Wali Kota Zumi Laza ditunjuk DPP PAN Jambi, Zumi membelikan dua unit ambulan atas nama adiknya untuk diserahkan ke DPP PAN kota Jambi.

Tak hanya kepada adiknya, gratifikasi Zumi Zola juga mengalir ke ibunya Hermina, dan istrinya Sherin Taria. Hermina pernah menerima uang senilai Rp 300 juta. Sedangkan Sherin merasakan uang gratifikasi tersebut saat belanja online, saat itu Sherin menghabiskan sekitar Rp 35 juta.

Pada satu kesempatan Sherin juga pernah menerima uang Rp 20 juta, dalam dakwaan KPK uang tersebut untuk tim media.









loading...

Zumi Zola juga pernah menggunakan uang gratifikasi untuk memberangkatkan umroh keluarganya, saat itu Zumi menghabiskan Rp 300 juta.

Bukan hanya keluarga, Zumi Zola juga menikmati uang gratifikasi, tercatat saat dia berangkat ke Amerika, Zumi berpergian dengan uang gratifikasi senilai USD 20 ribu. Dia juga pernah memakai uang gratifikasi dalam kepentingan pelantikannya untuk menyediakan pakaian senilai Rp 40 juta.

Dalam dakwaan, tercatat Zumi juga mengadakan kegiatan sosial yang bersumber dari dana gratifikasi, Seperti 25 hewan kurban saat Idul Adha 2016 senilai Rp 400 juta. Lalu kegiatan buka bersama dengan pembiayaan Rp 250 juta.

Zumi Zola juga pernah memberikan uang lewat orang dekatnya sejumlah Rp 600 juta kepada anggota DPRD agar menerima Laporan Pertanggungjawaban Zumi pada tahun 2016.

Kepentingan Partai

Jaksa KPK dalam dakwaan mengungkapkan aliran dana gratifikasi Zumi juga pernah mengalir untuk kepentingan partainya yaitu PAN. Seperti pengiriman uang senilai Rp 3,3 miliar kepada Martoni selaku bendahara tim pemenangan Masnah Busro calon bupati Muaro Jambi yang diusung PAN.

Zumi tercatat tak hanya satu kali saja mengirim uang kepada calon yang diusung PAN, dalam dakwaan, Zumi Zola lewat orang dekatnya pernah mengirim uang Rp 260 juta, dan Rp 200 juta dalam kepentingan kampanye.

Bukan cuma itu, sepengetahuan Zumi Zola, uang imbalan komitmen tersebut juga mengalir ke DPD PAN Kota Jambi, Zumi Laza sebagai penerima waktu itu menerima Rp 60 juta untuk membantu pembayaran sewa kantor DPD PAN Kota Jambi.

(epr/tem)

Baca Juga:

Terungkap! Zumi Zola Ternyata Pernah Pecat Kadis Gara-Gara Setoran Fee Kurang

Ditahan KPK, Zumi Zola Dipecat PAN

KPK Selidiki Keterlibatan Istri Zumi Zola, Sherrin Tharia

KPK Resmi Tahan Zumi Zola

Artikel menarik lainnya untuk anda

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top