Loading...
Daerah

Cengkeh Masih jadi Varietas Unggulan di Mentawai

(IstimewA)

Kabarin.co, Mentawai–Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki berbagai macam potensi tanaman.

Cengkeh masih menjadi varietas unggulan. Dimana, saat ini, varietas cengkeh jenis Sansibar Kepulauan Mentawai sudah mendapat sertifikasi dari Kementrian Pertanian (Kementan).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perternakan, Kepulauan Mentawai, Hatisama Hura mengatakan, varietas cengkeh di Mentawai ada 3 jenis, yakni, Sansibar, Sikotok dan Siputih.

“Namun, untuk keunggulan berada pada jenis Sansibar. Selain, banyak digunakan untuk salah satu bahan untuk rokok dan bumbu dapur serta obat-obatan, cengkeh Sansibar lebih mudah dibelah dan bunganya lebih kecil,” ungkapnya.

Baca Juga  Kemacetan di Brebes Timur Makin Parah, Antrean Kendaraan Mencapai 23 Km

Kepala Bidang Tanaman Pangan holtikultura, Andre Kasianus menambahkan, bahwa, potensi dan sebaran cengkeh Sansibar hampir merata di Kepulauan Mentawai. Terutama di wilayah Pulau Siberut dan Pulau Sipora.

“Sejak dulu Mentawai sudah dikenal sebagai penghasil cengkeh dengan kualitas terbaik di Sumatera Barat. Sebaran, varietas ini yang cukup dominan dan memiliki kualitas bagus berada di desa Siriloggui, Kecamatan Siberut Utara,” ungkapnya.

Baca Juga  Deddy Mizwar: Batalkan Perda yang Menyimpang Soal RDTR Kota Bandung

Namun, tahun ini produksi cengkeh sedikit menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, hal itu disebabkan kondisi harga jual cengkeh kering yang cenderung turun setiap masa panen tiba. Hal ini, kata dia, membuat semangat petani menurun dan beralih pada varietas lain.

Rata-rata setiap satu batang pohon cengkeh, kata dia, bisa menghasilkan 20 kilogram cengkeh kering setiap panen. Selama ini, kata dia, varietas cengkeh Mentawai, merupakan kualitas terbaik dan ekspor. Hanya saja, dari sisi harga belum begitu menguntungkan petani.(*)

Loading...

Terpopuler


To Top