Loading...
KabarSport

Bus Timnas Indonesia Dilempari Batu Usai Laga Lawan Vietnam

Bus Tim Indonesia, salah satu kacanya pecah dilempar orang tak bertanggungjawab usai laga lawan Vietnam di Hanoi. (Foto: istimewa)

Kabarin.co – Keberhasilan Timnas Indonesia menahan Vietnam 2-2 dan memastikan diri lolos ke final Piala AFF 2016, sempat diwarnai insiden usai laga di di Stadion My Dinh Hanoi, Rabu (7/12) malam.

Aksi tak terpuji dilakukan oknum suporter Timnas Vietnam, dengan melempari bus Timnas Indonesia yang hendak meninggalkan stadion. Untung insiden itu tak membuat para punggawa Timnas Indonesia terluka. Timnas Indonesia tidak mau ambil risiko, dan kembali ke stadion untuk bertukar bus.

Pelatih kiper Timnas Indonesia, Gatot Prasetyo, dalam sebuah chat di salah satu aplikasi media sosial menuturkan, batu yang dilempar orang tak bertanggungjawab itu pas menimpa kaca disamping dia duduk.

Baca Juga  Menakar Selera Penonton MotoGP, 95 Persen Fans Valentino Rossi! 5 Persen Dibagi untuk Pembalap lainnya

Akibat lemparan itu, kaca mobil pecah, dan dia mengaku reflek membanting badannya ke kiri, sehingga batu tersebut tidak sampai menerpa dirinya. Gatot mengaku baik-baik saja, dia hanya kaget saja dan jari kelingkingnya yang terkena pecahan kaca.

Federasi sepakbola Vietnam (VFF) menyampaikan permintaan maaf atas insiden penyerangan terhadap bus timnas Indonesia yang dilakukan sejumlah oknum suporter tuan rumah, menyusul kegagalan The Golden Star melaju ke final AFF Suzuki Cup 2016.

Namun beberapa saat meninggalkan stadion menuju tempat penginapan, bus dilempar batu oleh oknum yang mengendarai motor. Akibat ulah tidak terpuji itu, kaca samping kanan dan bangku depan pecah, sehingga membuat pelatih kiper Gatot Prasteyo dan dokter tim Syarif luka ringan.

Baca Juga  Reformasi Sepakbola Nasional : Menpora Tagih Janji Votters PSSI

“Beberapa saat setelah insiden, VFF menyampaikan permintaan maaf kepada timnas Indonesia. Kami akan menambah personel keamanan untuk menjamin keselamatan tim tamu hingga meninggalkan Vietnam,” demikian pernyataan VFF di laman resmi mereka.

“Walau tidak ada korban cedera serius akibat insiden ini, kejadian yang dilakukan oknum suporter tidak bertanggung jawab telah menumbuhkan citra negatif, serta tidak sesuai dengan spirit olahraga dan fair play yang berusaha dibangun fans Vietnam.”

Baca Juga  Bocorkan Nama Bomber Top Dunia Incaran Persib, Van Dijk Sebut Berbatov

Sementara itu, beberapa saat setelah pertandingan, wakil perdana menteri Vietnam Vu Duc Dam mendatangi ruang ganti, dan memberikan motivasi kepada pemain dan staf pelatih.

“Saya sudah menyukai sepakbola selama 20 tahun. Saya rasa ini adalah pertandingan yang telah memperlihatkan semangat dan dedikasi tim. Jika kami yang lolos ke final, itu sebuah keajaiban. Ini juga menunjukkan semangat pantang menyerah rakyat Vietnam,” ucap Duc Dam..

Laga sendiri berakhir 2-2 melalui perpanjangan waktu, dan Indonesia berhak lolos ke final dengan agregat 4-3. Di final, tim “Merah Putih” akan bertemu pemenang semifinal lainnya, Thailand vs Myanmar. (RMO)

Loading...

Terpopuler


To Top