Loading...
Daerah

BNPB Menyatakan Kebakaran Hutan di Riau saat ini Masih Sulit Dipadamkan

blog.act



kabarin.co – Jakarta, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nogroho menyatakan kebakaran hutan di Riau saat ini masih sulit dipadamkan. Kesulitan itu di antaranya karena masih banyak orang yang sengaja membakar hutan untuk membuka lahan.

“Kendalanya, pembakar itu sulit ditemukan karena biasanya setelah membakar pelaku kemudian kabur,” ujar Sutopo pada Tempo, Sabtu, 27 Agustus 2016. “Apalagi lokasi yang terbakar juga hutan dan lahan yang sulit dijangkau.”

Sutopo menjelaskan, upaya pemadaman kebakaran hutan dilakukan dengan menambah armada helikopter dan pesawat water bombing. Penambahan water bombing tersebut dinilai dapat mempermudah dan mempercepat pemadaman. “Saat api masih kecil akan kami langsung padamkan, jangan sampai membesar,” ujarnya.

Pembakaran hutan yang dilakukan petani, kata Sutopo, biasanya untuk membuka lahan kebun untuk kemudian ditanami. Hal itu dilakukan lantaran dinilai hemat biaya dan sudah menjadi kebiasaan dalam bertani dan berkebun. “Karena mereka tidak tahu dan alasan ekonomi,” katanya.

Kendati demikian, Sutopo menuturkan pemerintah belum akan meminta bantuan internasional untuk mengatasi kebakaran hutan tersebut. Sebab, masalah ini dianggap masih bisa diatasi sendiri. “Kekuatan kami mencukupi, bahkan kami meyakinkan jika tahun ini kebakaran hutan tidak akan meluas dan besar seperti 2015 lalu.”

Meski asap akibat kebakaran di Riau sampai hingga Singapura, Sutopo mengatakan belum ada somasi dari negara terkait. Mengingat, sebaran asap tersebut hanya terjadi sesaat saja. “Kami total dalam mengatasi karhutla, namun karena karhutla di sekitar Rokan Hilir bertambah hotspotnya lalu asapnya dibawa ke arah timur sehingga sampai Singapore,” ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Riau sejak sebulan terakhir. Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan Riau mengerahkan enam helikopter waterbombing memadamkan api serta melakukan teknik modifikasi cuaca hujan buatan. Tidak hanya itu ribuan personel yang terdiri dari tim gabungan dari TNI, Kepolisian dan Manggala Agni melakukan pemadaman lewat darat.(tem)

Baca Juga:

TNI AD Temukan Inovasi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Jokowi Sebut Kebakaran Hutan Turun hingga 74 Persen Dibanding Tahun Lalu








loading...

Tujuh Kapolda Dipanggil Kapolri Terkait Penanganan Kebakaran Hutan

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top