Loading...
Daerah

Setelah Bali dan Lombok, Sumba juga Diguncang Gempa Hari Ini

Foto: ilustrasi

Kabarin.co – Gempa dengan kekuatan 6,2 skala Richter melanda sebagian wilayah Sumbawa Barat dan Bali, Kamis (09/06) sekitar pukul 11.13 WIB. Selain itu, juga terjadi gempa di Kabupaten Sumba, Nusa Tenggara Timur, beberapa jam kemudian.

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tidak ada kerusakan dan korban jiwa akibat gempa tersebut.

“Gempa dirasakan kuat selama tiga detik hingga empat detik di wilayah Sumbawa Barat dan Bali. Sebagian masyarakat panik berhamburan ke luar rumah,”kata Sutopo dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Sutopo mengatakan gempa berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer di 286 kilometer barat daya Sumbawa Barat atau 308 kilometer tenggara Klungkung, Bali dan tidak berpotensi tsunami.

Sumber gempa berasal di jalur pertemuan lempeng tektonik antara Lempeng Hindia Australia dan Lempeng Eurasia. Gempa juga dirasakan di Lombok Timur dengan guncangan sedang.

Berdasarkan peta, guncangan yang dirasakan di Sumbawa Barat mempunyai intensitas II Skala Intensitas Gempa Bumi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (SIG-BMKG).

Di Kuta, intensitas gempa dirasakan pada skala II SIG-BMKG, Mataram skala II SIG-BMKG, Karangkates skala I SIG-BMKG) dan Bima skala I SIG-BMKG.

Warga Bali merasakan gempa 4,7 skala Richter hari ini pukul 09.40 WIB dengan lokasi gempa 42 kilometer tenggara Klungkung, Bali pada kedalaman 109 kilometer.

Sumba Barat 5,1 SR

Sementara itu, gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter mengguncang Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis siang pukul 14:23 Wita waktu setempat.

“Gempa tidak berpotensi tsunami, tetapi masyarakat tetap diminta untuk waspada,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Klas 1 Kupang, Sumawan.

Ia menjelaskan lokasi gempa berada di 10.61 Lintang Selatan (LS) dan 119.21 Bujur Timur (BT).

Ia menyatakan dari radar yang dibaca di Stasiun Geofisika Klas 1 Kupang terdata pusat gempa terjadi di 108 Kilometer Barat Daya dari Pulau Sumba yang dikenal dengan tradisi Pasolanya tersebut.

Stasiun Geofisika Klas 1 Kupang juga mencatat gempa berkekuatan 5,1 SR itu berada di kedalaman 10 Kilometer di atas permukaan laut.

Sumawan menjelaskan Gempa yang terjadi akhir-akhir ini di NTT disebabkan provinsi yang dikenal dengan provinsi berbasis kepulauan tersebut masuk dalam sistem tektonik Indonesia.

“Jangan salah kalau gempa di NTT sering terjadi, baik pulau Timor, Pulau Alor, Sumba, Flores dan pulau lainnya di NTT,” katanya.¬†Masyarakat juga diminta untuk selalu mewaspadai gempa-gempa kecil yang terus menerus terjadi di NTT.(Ant)

Loading...

Terpopuler


To Top