Loading...
Daerah

ASN di Sumbar Dituntut Terampil dan Kompeten Bidang Digitalisasi

Foto bersama usai Rakor Kepegawaian Pemprov se-Sumbar, Jumat (21/1). (Kabarin/Diskominfotik)

Kabarin.co, Padang – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dituntut terampil dan lebih kompeten.

Salah satu yang dimaksud, ASN harus mahir mengidentifikasi dan menganalisa berbagai isu strategis. Terutama dalam manajemen hingga bidang digitalisasi.

Pernyataan itu disampaikan Deputi Bidang Sistem Informasi Badan Kepegawaian BKN, Suherman, dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian Pemprov se-Sumbar, Jumat (21/1).

Baca Juga  Jelang Arus Mudik, 'Banjir' Rob di Semarang Ditetapkan Sebagai Darurat Bencana

“Manajemen ASN harus mengikuti perkembangan zaman, kompeten, dan dapat meningkatkan kemampuan, serta terampil di bidang teknologi,” katanya.

Hal itu, sebut Suherman, mengingat percepatan digitalisasi manajemen ASN di pusat makin pesat. Maka ASN harus ikut memperbaharui data mandiri agar tidak ketinggalan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi mendukung percepatan digitalisasi manajemen ASN itu. Bukan hanya selingkungan provinsi, namun juga ASN kabupaten dan kota di Sumbar.

Baca Juga  Antisipasi Masuknya Teroris, Brimob Kaltim Kirim Pasukan ke Perbatasan

“Semangat dan budaya kerja betul-betul memberdayakan seluruh potensi untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Selain meningkatkan solidaritas, dan integritas, Mahyeldi juga mengimbau terkait untuk penyederhanaan birokrasi, pengurusan pangkat dan jabatan ASN.

“Ini tidak boleh terlambat, karena berguna untuk pengembangan karir dan kinerja ASN ke depannya,” tambah Mahyeldi.

<span;>Turut hadir dalam Rakor itu, pihak Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Sumbar, serta Neni Nurhayati, Kepala Kantor Regional BKN Pekanbaru, Riau. (*)

Loading...

Terpopuler


To Top