Loading...
KabarUtama

Anton Charliyan : Yang Melakukan Pengeroyokan Terhadap FPI Bukan GMBI

kabarin.co –Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan mengatakan pemukulan terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI) di rumah makan Ampera Bandung beberapa waktu lalu bukan dari LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Peristiwa itu terjadi usai pemeriksaan Habib Rizieq Syihab.

“Tidak ada persoalan hukum antara GMBI dengan FPI. Karena yang ribut itu kan Manggala Putih,” kata Anton saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/1/2017) malam.

Baca Juga  PT. Bank Mandiri Taspen Terus Memacu Segmen Bisnis Pensiunan

Anton membantah pernyataan yang menyebut pemukulan terhadap anggota FPI itu dilakukan oleh anggota LSM GMBI.

“Buktikan kalau ada, mereka (FPI) bisa buktikan enggak. Mereka kan pakai video semua, ada enggak? engggak ada. Ribut dengan Manggala. GMBI kan warnanya kuning, coba dilihat video itu warnanya merah, Manggala. manggala beda dengan GMBI,” ujarnya.

Anton menyatakan pihak kepolisian juga sudah memanggil anggota ormas Manggala Putih tersebut. Pihaknya akan mengumumkan perihal peristiwa itu pada Senin (23/1)) besok.

Baca Juga  Tim Ahok Siap Islah, Munarman: Jangan Mau Dibohongi

“Sudah mengakui kok, hari Senin nanti akan diumumkan siapa yang ribut. Nanti kan bisa dikonfrontir betul enggak ini yang mukul kamu, yang ribut,” tuturnya.

Sejumlah aktivis Front Pembela Islam (FPI) dipukuli anggota ormas di halaman rumah makan Ampera, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis kemarin (12/1). Kejadian berlangsung setelah massa FPI bubar dari Mapolda Jabar saat mengawal pemeriksaan Habib Rizieq Shihab berkaitan perkara dugaan penodaan Pancasila. (msi/det)

Baca Juga  Pria Mabuk Mengamuk dan Menodongkan Senjata Tajam di Tengah Aksi Damai 212 Ditangkap PM

Baca Juga:

Polisi Takut Habib Rizieq Kerahkan Massa FPI :Kami Punya Hak Untuk Datang

LSM GMBI Nonaktifkan Kapolda Jabar, Irjen Anton : Asal tidak Masuk Organisasi Ga Masalah

PKB: Kalau FPI Anarkis, Harusnya Itu Tugas Pemerintah Untuk Membina

Loading...

Terpopuler

To Top