Loading...
Politik

Anies Sebut Hotel Alexis Bentuk “Prostitusi” Yang Gagal Dibenahi Ahok




kabarin,co – Hotel Alexis adalah tempat hiburan di Jakarta yang disindir dalam Debat Perdana KPU DKI Jakarta di Hotel Bidakara. Jum’at kemarin (13/1). Hotel tersebut jadi perdebatan karena saat kepemimpinan Ahok di Jakarta.

Dalam debat tersebut, Ahok diserang tentang penggusuran yang dilakukan olehnya selama jabat Ibu Kota. Tidak cuma Anies, Agus juga serang Ahok soal penggusuran.

Hotel Alexis disindir oleh pasangan nomor urut tiga Anies dan Sandi. Menurutnya Ahok hanya berani menggusur rakyat. Tapi jika melawan korporasi besar dunia prostitusi Ahok tidak berkutik.

“Untuk urusan penggusuran tegas, tapi untuk urusan Alexis, lemah,” kata Anies saat debat di Hotel Bidakara, Jakarta.

Alexis jadi ajang kampanye oleh Anies. Dia janji akan menggusur Prostitusi tersebut.

Alexis pun dibuat menjadi ajang kampanye oleh Anies. Dia berjanji akan memberantas prostitusi di hotel mewah, termasuk Alexis jika terpilih jadi orang nomor 1 di DKI.

“Kita akan tegas,” terang Anies.

Ahok hanya senyum saat disindir soal Alexis. Dia lebih bangga jika telah menutup diskotek sekelas Stadium di Kota karena sudah ada pengunjung yang tewas akibat narkoba.

Alexis saat masih jabat. Ahok akui ada tempat tersebut. Akan tetapi Ahok tidak mampu menutup, Karena dia tidak punya bukyi.

“Di hotel-hotel itu ada enggak prostitusi? Ada, prostitusi artis di mana? di hotel. Di Alexis itu lantai 7 nya surga dunia loh (prostitusi). Di Alexis itu bukan surga di telapak kaki ibu loh, tapi lantai 7,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa 16 Februari tahun lalu.








loading...

Hotel Alexis terkenal dengan prostitusi kelas atas. Tidak hanya pekerja lokal, tapi dari mancanegara juga ikut. Melihat situasi tersebut, Ahok akui sudah kirim petugas ke hotel untuk tertibkan hotel itu, Tapi gagal karena tidak ada bukti.
“Oh benar pak di sana lengkap dari mana-mana ada. Ya sudah kalau begitu tutup dong? oh enggak bisa pak, enggak ada bukti. Pas kita datang mereka baik-baik saja, masa harus ketuk pintu satu per satu,” tandasnya.

Ahok tantang siapa yang berani tunjukkan bukti praktek prostitusi di Alexis, dia akan langsung tutup.

Berdasarkan pernyataan Ahok, Tomo asal Bogor ini tidak menolak jika Surga yang diberitakan Ahok. Dia sebut pernah mengunjungi hotel tersebut.

Tomo sebut Hotel itu adalah tempat melepas penat di Jakarta.

Hotel Alexis istimewa

Dia tidak sebut hotel ini sediakan fasilitas hiburan yang dibutuhkan pengunjung, dari bar, diskotek. DJ, Spa, dan Kolam Air Hangat.

“Ya kalau dibilang surga, benar itu,” singkatnya sambil tertawa.

Setelah parkir, petugas akan arahkan tamu sesuai tujuan kedatangan. Misalnya ingin menghabiskan malam di diskotel, akan diarahkan ke lantai 1. Surga di lantai 7. Bisa dicapai dengan lift penghubung antara area parkir dan lokasi lantai.

“Begitu sampai di lantai 7, tidak boleh ada kamera. Kalau kelihatan handphone dipakai buat motret, langsung diambil security,” katanya.

Keluar dari lift di lantai tujuh, tamu akan disambut dengan luas dengan musik santai. Wanita berpakaian minim menunggu di sofa empuk mengelilingi lantai tersebut.

“Mereka duduk berkelompok. Ada yang kelompok dari China, Uzbekistan, Thailand, dan lokal juga ada. Mereka tidak berbaur karena keterbatasan bahasa. Mereka enggak bisa bahasa Inggris,” imbuhnya.

Di lantai tersebut dikenal dengan lounge, tamu bisa santai, memesan minum, soda dan wine. Transaksi dilakukan di lantai 7.

“Tarifnya kalau yang China dulu itu sekitar Rp 2,1 juta. Kalau yang lokal dulu sekitar Rp 1 juta. Mungkin sekarang sudah naik,” katanya.

Setelah menentukan ke resepsionis. Tamu santai dan berendam di kolam air hangat. Atau langsung ke lantai khusus yang sediakan kamar hotel.
“Kalau kita berendam dulu di kolam air hangat, ditemani perempuan yang kita pilih. Bisa santai-santai dulu hilangkan pegal,” katanya.

Tomo tidak memungkiri, bahwa kedatangan ke Hotel untuk puaskan hasrat seks. Rata-rata pengunjung untuk hal yang sama.

Gambaran tersebut beda dengan pernyataan Kepala Dinas DKI Catur Laswanto, beberapa waktu lalu Catur tidak temukan praktek  prostitusi.

“Selama pemantauan kami, tidak ada bukti-bukti seperti itu (jadi tempat prostitusi). Maka kami tidak berani menindak. Kita kan harus berdasarkan bukti. Dari pengecekan teman-teman di Dinas Pariwisata, mereka masih melakukan usaha hiburan sesuai izinnya,” ujarnya.

Baca Juga:

Kritikan Anies di Debat Pilkada DKI Buat Ahok dan Agus Gagal Paham

 

 

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top