Loading...
Politik

Anak Ali Sadikin vs Anak Sukarno : Gara-gara Ahok

indonesiapolicy


kabarin.co – Basuki Tjahja Purnama alias AHok bukan saja memecah belah warga Jakarta, membuat gaduh dan disharmoni hubungan antar warga, agama dan ras, tapi juga memecah belah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Gara-gara pencalonan PDI-P terhadap AHok dalam kontestasi Gubernur DKI Jakarta, Boy Sadikin, anak Gubernur Ali Sadikin keluar dari partai berlambang banteng moncong putih itu.

Selama ini anak Ali Sadikin pendukung berat Megawati yang anak Sukarno. Saat Mega terpuruk perlakuan rezim orde baru, Boy dan ayahnya boleh dikatakan berada di garis depan membela megawati dari rezim Suharto. Namun, munculnya AHok memecah belah persahabatan anak Ali Sadikin dan anak Sukarno itu.

Boy Sadikin, melayangkan surat mengundurkan diri dari PDI Perjuangan. Dalam surat itu, Boy menyatakan agar pencalonan AHok oleh Megawati tidak terganggu oleh ketidaksetujuannya. Sebenarnya, arus besar PDIP terutama di kalangan bawah, tak setuju AHok dicalonkan oleh PDIP. Karena AHok sudah didukung Partai Golkar, Nasdem dan Hanura. Partai Golkar selama ini adalah seteru PDIP, karena partai warisan orde baru itulah yang ikut “mematikan” PDI pimpinan Megawati, dan “membusuk-busukan” nama Sukarno.

Belum lagi prilaku AHok yang menghina dan merendarkan partai politik, saat mendapat “dukungan” sejuta KTP #TemanAHok. Sebagai pengurus partai seharusnya, menolak calon yang tak percaya pada partai politik seperti ini. Namun, “bisnis” politik berbicara dibandingkan kewibawaan partai politik. Elit partai politik ikut menghamba pada para bandar yang “berjudi” dalam konstestasi politik.

Lalu orang-orang seperti Boy Sadikin, yang memegang teguh wibawa politik atau politik yang istiqomah, tersingkir. Orang-orang seperti Boy inilah yang menjaga marwah partai. sebaliknya elit partai menjual partai atas nama demokrasi dan trah founding father.  Tak ada kawan abadi yang ada kepentingan abadi, begitulah motto politikus busuk. Ini fakta!(indonesiapolicy)

Baca Juga:

Djarot Memastikan Megawati Belum Mengeluarkan Rekomendasi Pilkada DKI 2017

Penentuan Cagub dan Cawagub DKI Ada di Tangan Megawati

Resmi Jadi Ketua BIN Budi Cium Tangan Megawati

 









loading...

 

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top