Loading...
Nasional

Aksi Solidaritas UII : Kami Menolak Segala Bentuk Kekerasan di Organisasi

kabarin.co – Ratusan Mahasiswa yang tergabing dalam Aksi Solidaritas Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (ASMUII) gelar doa bersama, doa bersama itu dilakukan karena meninggalnya tiga mahasiswa yang ikut dalam diksar di Lereng Gunung Lawu, Jawa Tengah.

Aksi diadakan di depan Auditorium Prof Dr Abdulkahar Mudzakir di Kampus UII Jl Kaliurang KM 14,5 Sleman.

Mereka memanjatkan doa Yasin secara bersama.

Koordinator, Maulidi dalam pidatonya nyatakan bahwa kekerasan dan senioritas bukan bentuk pendidikan yang cerminkan demokrasi dan nilai Islam yang ditanamkan di UII. Tindak kekerasan ataupun senioritas harus dihapuskan.
“Kami menolak dan tidak membenarkan pendidikan dengan segala bentuk tindakan kekerasan maupun senioritas di lingkungan kampus UII,” katanya.

Mereka meminta DPM UII bentuk tim investigasi dan lakukan evaluasi kepada seluruh mahasiswa UII. Mereka minta tim klarifikasi Mapala UNISI sebagai organisasi yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Mendesak kepada pihak berwajib untuk menegakkan hukum secara objektif dan melakukan perlindungan terhadap semua saksi agar dapat memberikan keterangan sebenar-benarnya,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diadakan di Gunung Lawu. Tiga Mahasiswa UII yang meninggal adalah Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19), dan Ilham Nurfadmi (20). (nap/det)

Baca Juga:

Rektor UII : Tim Investigasi Janji Tidak Tutupi Kasus Meninggalnya Mahasiswa

Mahasiswa UII Tewas Akibat Dianiaya Senior Mapala

Tiga Mahasiswa Korban Kekerasan Alami Luka Fisik Sampai Pendarahan

 

Loading...

Terpopuler

To Top