Loading...
Berita

Akses Jalan Terputus, Puluhan Rumah dan KK Terdampak Banjir dan Longsor

(Dokumen bpbd). Longsor menimbun ruas jalan yang menghubungkan Nagari Talu dan Panti, atau menghubungkan dua kabupaten.

Kabarin.co, Pasbar-Akses jalan Talu-Panti terputus, akibat tertimbun longsor sejak, Kamis (11/11/2021) dini hari tadi. Hingga siang akses yang menghubungkan Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman itu belum bisa dilewati kendaraan.

Informasi yang dirangkum kabarin.co, akibat banjir dan longsor terjadi di Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat itu, sejumlah warga terpaksa diungsikan karena dalam kondisi berbahaya.

Ada 50 kepala keluarga di Jorong Paroman Nagari Sinuruik diungsikan untuk siaga bencana longsor.

Selain itu juga ada 10 KK mengungsi ke rumah sanak family terdekat dan sekitar.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Azhar membenarkan akses jalan Talu-Panti tidak bisa dilewati. Warga yang ingin ke Simpang Empat, Pasbar dan warga yang ingin ke Pasaman harus bersabar sampai material longsor yang menimbun jalan dibersihkan.

Azhar mengatakan, sebenarnya banjir sudah terjadi sejak Rabu (10/11/2021) karena curah hujan tinggi dan terjadi hingga Kamis.

Banjir melanda Kampung Paroman Talamau. Banjir juga terjadi di Jorong Tabek Sirah Nagari Talu, Jorong Benteng Nagari Talu dan Jorong Paroman Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau.

“Ada sekitar 40 unit rumah terendam banjir. Untuk bencana banjirnya ini sudah surut. Tinggal lagi membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan,” ujarnya.

Terakhir ia menyebut, dalam insiden itu tidak ada korban jiwa meski ada puluhan rumah terendam banjir akibat peristiwa tersebut.

“Hingga siang ini, warga terus membersihkan material lumpur yang masuk ke rumah mereka,” pungkasnya.(bib)

Loading...

Terpopuler

To Top